KUSUMANEGARA, JAYARASTI (2025) EFEK PEMBERIAN ASTAXANTHIN TERHADAP EKSPRESI HIGH MOBILITY GROUP BOX-1(HMGB-1), PERBEDAAN HISTOPATOLOGI DAN TEKANAN PARSIAL OKSIGEN ARTERI PADA MODEL KONTUSIO PARU = EFFECT OF ASTAXANTHIN ON HIGH MOBILITY GROUP BOX-1 (HMGB-1) EXPRESSION, HISTOPATHOLOGICAL DIFFERENCES, AND ARTERIAL OXYGEN PARTIAL PRESSURE IN LUNG CONTUSION MODEL. Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
C013202036-Cover.jpg
Download (321kB) | Preview
C013202036-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (1MB)
C013202036-dp(FILEminimizer).pdf
Download (508kB)
C013202036-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 7 August 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
JAYARASTI KUSUMANEGARA. Efek Pemberian Astaxathin terhadap Ekspresi High Mobility Group Box – 1 (HMGB-1), Perbedaan Histopatologi dan Tekanan Parsial Oksigen Arteri Pada Model Kontusio Paru (dibimbing oleh Warsinggih, Irawaty Djaharuddin, Abdul Hakim Alkatiri). Latar belakang: Kontusio paru, konsekuensi umum dari trauma toraks, sering menyebabkan morbiditas dan mortalitas yang signifikan karena sindrom gangguan pernapasan akut (ARDS) dan respons inflamasi terkait. High Mobility Group Box-1 (HMGB-1) telah diidentifikasi sebagai mediator fase akhir yang kritis dari peradangan pada cedera paru-paru. Astaxanthin, antioksidan kuat dan karotenoid antiinflamasi, telah menunjukkan potensi terapeutik dalam berbagai kondisi inflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efek pemberian astaxanthin pada ekspresi HMGB-1, perubahan histopatologis, dan tekanan parsial arteri oksigen (PaO2) pada model tikus eksperimental memar paru-paru. Metode: Sebuah penelitian eksperimental terkontrol dilakukan dengan menggunakan tikus Sprague-Dawley betina dewasa. Memar paru-paru diinduksi dengan metode penurunan berat badan standar. Tikus-tikus tersebut secara acak ditugaskan ke beberapa kelompok: kelompok palsu (tanpa memar, tanpa pengobatan), kelompok kontrol (memar, tanpa pengobatan), dan kelompok perlakuan yang menerima dosis tetap astaxanthin pasca-memar. Ekspresi mRNA HMGB-1 pada jaringan paru-paru dikuantifikasi menggunakan reaksi rantai polimerase real-time (RT-PCR). Sampel jaringan paru-paru diproses untuk pemeriksaan histopatologi, dengan fokus pada edema alveolar dan infiltrasi leukosit, yang dinilai menggunakan skala semi-kuantitatif. Analisis gas darah arteri dilakukan untuk mengukur kadar PaO2 pada titik waktu tertentu pasca cedera. Hasil: Pemberian astaxanthin secara signifikan melemahkan peningkatan ekspresi mRNA HMGB-1 pada jaringan paru-paru dibandingkan dengan kelompok kontusio yang tidak diobati (p <0,05). Analisis histopatologi menunjukkan penurunan yang nyata pada edema alveolar dan infiltrasi leukosit pada kelompok yang diobati dengan astaxanthin (p <0,05). Lebih lanjut, pengobatan astaxanthin menyebabkan peningkatan yang signifikan pada kadar PaO2 dibandingkan dengan kelompok kontrol (p <0,05), yang menunjukkan oksigenasi yang lebih baik. Efek yang bergantung pada dosis diamati untuk beberapa parameter, dengan dosis astaxanthin yang lebih tinggi menunjukkan efek perlindungan yang lebih nyata. Kesimpulan: Pemberian astaxanthin menunjukkan manfaat terapeutik yang signifikan dalam model eksperimental memar paru-paru dengan menurunkan ekspresi HMGB-1, mengurangi kerusakan histopatologis paru-paru (mengurangi edema alveolar dan infiltrasi leukosit), dan meningkatkan oksigenasi arteri. Temuan ini menunjukkan bahwa astaxanthin menjanjikan sebagai terapi tambahan yang potensial untuk kontusio paru, yang memerlukan investigasi lebih lanjut dalam pengaturan klinis. Kata kunci: Memar Paru, Astaxanthin, High Mobility Group Box-1 (HMGB-1), Histopatologi, Tekanan Parsial Oksigen Arteri, Inflamasi, Trauma Toraks.
Kata kunci: Memar Paru, Astaxanthin, High Mobility Group Box-1 (HMGB-1), Histopatologi, Tekanan Parsial Oksigen Arteri, Inflamasi, Trauma Toraks.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Memar Paru, Astaxanthin, High Mobility Group Box-1 (HMGB-1), Histopatologi, Tekanan Parsial Oksigen Arteri, Inflamasi, Trauma Toraks. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 05:17 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 05:17 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52292 |
