MAULIDA, FIRNA DWIRIZKY (2025) HUBUNGAN ANTARA FUNGSI KOGNITIF DENGAN KEMAMPUAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) PADA LANJUT USIA DI PUSKESMAS BATUA KOTA MAKASSAR = THE RELATIONSHIP BETWEEN COGNITIVE FUNCTION AND ABILITY ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) IN THE ELDERLY AT THE BATUA HEALTH CENTER IN MAKASSAR CITY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R021211055-sj1JS6KvZcxCngyL-20250506214741.jpg
Download (192kB) | Preview
R021211055-1-2.pdf
Download (345kB)
R021211055-dp.pdf
Download (193kB)
R021211055-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 March 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
FIRNA DWIRIZKY MAULIDA. Hubungan antara Fungsi Kognitif dengan Kemampuan Activity Daily Living (ADL) pada Lanjut Usia di Puskesmas Batua Kota Makassar (dibimbing oleh Yusfina, S.Ft, Physio., M.Kes) Latar Belakang. Populasi lansia di Indonesia terus meningkat mencapai 11,75% pada tahun 2022 yang kemudian menyebabkan penurunan fungsi kognitif pada lansia yang dapat mempengaruhi ketergantungan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara fungsi kognitif dengan kemampuan Activity Daily Living (ADL) pada lanjut usia di Puskesmas Batua Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik pengambilan sampel non probability sampling yaitu purposive sampling. Jumlah sampel sebanyak 56 orang lansia berusia 60 tahun ke atas yang telah memenuhi kriteria inklusi. Pengukuran fungsi kognitif menggunakan Montreal Cognitive Assessment (MoCA) versi Indonesia dan kemampuan ADL menggunakan The Lawton Instrumental Activities of Daily Living (IADL) versi Indonesia. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman rho. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia didominasi dengan fungsi kognitif tidak normal sebesar 89,3% dan kemampuan ADL memerlukan bantuan sebesar 91,1%. Hasil uji korelasi Spearman rho menunjukkan nilai signifikansi p=0,012 (p<0,05) dengan koefisien korelasi r=0,332 yang berarti terdapat hubungan yang cukup kuat antara fungsi kognitif dengan kemampuan ADL. Kesimpulan. Terdapat hubungan yang signifikan antara fungsi kognitif dengan kemampuan ADL pada lansia di Puskesmas Batua Kota Makassar dengan tingkat kekuatan hubungan yang cukup. Hubungan kedua variabel bersifat searah, yang berarti fungsi kognitif yang meningkat juga akan meningkatkan kemampuan ADL pada lansia.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | fungsi kognitif, lansia, kemampuan ADL, MoCA-Ina, Lawton IADL |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Fisioterapi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 00:57 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 00:57 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52285 |
