Hubungan Antara Peran Orang tua Dengan Activity Daily Living (ADL) Pada Anak Tunagrahita Di Kota Makassar = The Relationship Between the Role of Parents with Activity Daily Living (ADL) in Tunagrahita Children in Makassar City


ZALZABILAH, ANDI MUTIARA (2025) Hubungan Antara Peran Orang tua Dengan Activity Daily Living (ADL) Pada Anak Tunagrahita Di Kota Makassar = The Relationship Between the Role of Parents with Activity Daily Living (ADL) in Tunagrahita Children in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
R021211031-io4QTdBjvwNflMus-20250506180110.jpg

Download (99kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
R021211031-1-2.pdf

Download (355kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
R021211031-dp.pdf

Download (133kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
R021211031-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 April 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK ANDI MUTIARA ZALZABILAH. Hubungan Antara Peran Orang tua Dengan Activity Daily Living (ADL) Pada Anak Tunagrahita di Kota Makassar (dibimbing oleh Nur Hikmawaty Hasbiah, S.Ft., Physio, M.Kes). Latar belakang: Anak Tunagrahita memiliki hambatan atau keterbatasan intelektual yang berdampak pada kemampuan kognitif, motorik, dan sosial termasuk dalam melakukan Activity Daily Living (ADL). Peran Orang tua sangat penting dalam meningkatkan kemandirian anak tunagrahita dalam menjalankan ADL. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara Peran Orang tua dengan Activity Daily Living (ADL) pada anak Tunagrahita di Kota Makassar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah responden sebanyak empat puluh orang (n=40) orang tua yang memiliki anak tunagrahita di Kota Makassar. Hasil: Data primer dikumpulkan melalui melalui kuesioner untuk mengukur peran orang tua menggunakan Family Role Questionnaire (FRQ) dengan 4 kategori yaitu sangat baik sebanyak 2 orang (5,0%), baik sebanyak 33 orang (82,5%), cukup sebanyak 5 orang (12,5%) dan tidak ada responden dengan kategori kurang. Sedangkan untuk kemampuan ADL diukur menggunakan Functional Independence Measure for Children (WeeFIM) dengan kategori Mandiri sebanyak 8 orang (20%), Tidak mandiri sebanyak 32 orang (80%). Kesimpulan: penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara peran orang tua dengan Activity Daily Living (ADL) pada Anak Tunagrahita dengan hasil signifikansi (p>0,05). Demikian, hasil penelitian ini memberikan gambaran bahwa peran orang tua tetap memiliki kontribusi penting dalam melakukan Activity Daily Living (ADL).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: peran orang tua, Activity Daily Living (ADL), tunagrahita
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Fisioterapi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 07 Jan 2026 00:41
Last Modified: 07 Jan 2026 00:41
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52275

Actions (login required)

View Item
View Item