PADANG, MERCYLIYANTI PUTERY LILI' (2025) Keragaman Spesies dan Ukuran Krustasea pada Hasil Tangkapan Trawl-Mini di Perairan Sekitar Pulau Sabutung, Pangkep, Sulawesi Selatan = Species and Sizes Diversity of Ceustaceans Caught by Mini-Trawl Gear Around Sabutung Island, Pangkep, South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L021211001-6pEKZuTlvSodBtCn-20250806122806.jpg
Download (427kB) | Preview
L021211001-1-2.pdf
Download (494kB)
L021211001-dp.pdf
Download (332kB)
L021211001-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 July 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
MERCYLIYANTI PUTERY LILI’ PADANG. Keragaman Spesies dan Ukuran Krustasea pada Hasil Tangkapan Trawl-Mini di Perairan Sekitar Pulau Sabutung, Pangkep, Sulawesi Selatan, Dibimbing oleh Nadiarti. Latar Belakang. Krustasea, sebagai subfilum terbesar dalam filum Arthropoda, mencakup lebih dari 52.000 spesies yang sebagian besar hidup di perairan, baik air tawar maupun laut. Udang dan kepiting termasuk jenis krustasea yang paling dikenal serta memiliki nilai ekonomi tinggi. Keanekaragaman krustasea ini dapat diamati di berbagai ekosistem yang menjadi habitat bagi berbagai jenis krustasea seperti kepiting dan udang. Pulau Sabutung secara administratif termasuk wilayah Desa Mattiro Kanja, Kecamatan Tupabbiring Utara, Kabupaten Pangkep, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode. Penelitian dilakukan dengan pengambilan sampel krustasea dari hasil tangkapan nelayan dengan menggunakan trawl mini di perairan sekitar Pulau Sabutung. Sampel kemudian diidentifikasi dan diukur lebar karapaks, panjang karapaks dan panjang total menggunakan metode RaSiO (Rapid Scalling on Object). Analisis data dengan metode indeks keanekaragaman Shannon-Wiener, indeks keseragaman, dan indeks dominansi. Hasil. Penelitian ini menunjukkan nilai indeks keanekaragaman (H’) yaitu 1,01, indeks keseragaman sebesar 0,63 dan indeks dominansi sebesar 0,49. Hasil pengukuran krustasea menunjukkan dari 5 spesies krustasea, 4 diantaranya termasuk spesies yang tergolong belum layak tangkap. Kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan bahwa trawl-mini yang digunakan memiliki dampak negatif terhadap populasi krustasea dan akan berdampak pula terhadap keberlanjutan sumber daya perikanan dan keseimbangan ekosistem perairan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | keanekaragaman, ukuran, trawl-mini, Krustasea, Pulau Sabutung |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Manajemen Sumberdaya Perairan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 07 Jan 2026 05:12 |
| Last Modified: | 07 Jan 2026 05:12 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52257 |
