PENGARUH KERAPATAN MANGROVE TERHADAP LAJU SEDIMENTASI DAN KARAKTERISTIK SEDIMEN DASAR DI DESA BONTO BAHARI, KECAMATAN BONTOA, KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN = EFFECT OF MANGROVE DENSITY ON SEDIMENTATION RATE AND SEDIMENT CHARACTERISTICS IN BONTO BAHARI VILLAGE, BONTOA DISTRICT, MAROS REGENCY, SOUTH SULAWESI


LESTARI, NOVIA DWI (2025) PENGARUH KERAPATAN MANGROVE TERHADAP LAJU SEDIMENTASI DAN KARAKTERISTIK SEDIMEN DASAR DI DESA BONTO BAHARI, KECAMATAN BONTOA, KABUPATEN MAROS, SULAWESI SELATAN = EFFECT OF MANGROVE DENSITY ON SEDIMENTATION RATE AND SEDIMENT CHARACTERISTICS IN BONTO BAHARI VILLAGE, BONTOA DISTRICT, MAROS REGENCY, SOUTH SULAWESI. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011211009-EwuG6XrNFmd5jeh7-20250813150632.jpg

Download (421kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L011211009-1-2.pdf

Download (593kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L011211009-dp.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
L011211009-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 July 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Ekosistem mangrove merupakan ekosistem yang hidup di sepanjang pantai dan hidupnya dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Rusaknya hutan mengrove dapat mengakibatkan erosi dan sedimen yang berasal dari daratan langsung masuk menuju laut, akibatnya ekosistem di daerah pantai dapat mengalami kerusakan karena tingkat sedimentasi yang tinggi. Tujuan. Mengetahui kerapatan mangrove, laju sedimentasi dan karakteristik sedimen dasar di Kawasan Hutan Mangrove Desa Bonto Bahari. Menganalisis pengaruh kerapatan mangrove terhadap laju sedimentasi dan karakteristik sedimen di Kawasan Hutan Mangrove Desa Bonto Bahari. Metode. Pada penelitian ini meliputi pengukuran kerapatan mangrove, bahan organik total, analisis ukuran butir sedimen, dan pengukuran parameter fisika dan kimia serta analisis data menggunakan Uji Korelasi Pearson. Hasil. Penelitian menunjukkan rata – rata kerapatan mangrove di lokasi penelitian berkisar antara 800 pohon/ha – 2.067 pohon/ha. Laju sedimentasi di lokasi penelitian mendapatkan hasil yang bervariasi dengan rata – rata 1.003 mg/cm2/hari – 2.199 mg/cm2/hari. Nilai kandungan bahan organik pada lokasi penelitian memiliki nilai yang relatif seragam yang berkisar antara 12.56% – 13.91%. Ukuran butir sedimen dari ketiga stasiun didominasi oleh jenis sedimen pasir halus (fine sand) dengan ukuran butir rata – rata mulai dari 0,182 mm – 0,239 mm. Kesimpulan. Kerapatan mangrove memiliki hubungan yang sangat kuat dan signifikan dengan laju sedimentasi yang dimana semakin tinggi kerapatan mangrove maka laju sedimentasi juga akan semakin meningkat. Sebaliknya, antara kerapatan mangrove dengan ukuran butir sedimen dan bot sedimen memiliki hubungan tergolong sangat lemah dan tidak signifikan yang berarti tipe sedimen dan bahan organik total sedimen tidak banyak dipengaruhi oleh tingkat kerapatan mangrove maupun tinggi rendahnya laju sedimentasi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: Kerapatan mangrove; laju sedimentasi; karakteristik sedimen; desa bonto bahari
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 07 Jan 2026 04:01
Last Modified: 07 Jan 2026 04:01
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52252

Actions (login required)

View Item
View Item