MUTFAIDAH, A. (2025) FISIOLOGI REPRODUKSI SAPI PERAH FRIESIAN HOLSTEIN YANG DISUPLEMENTASI KECAMBAH KACANG HIJAU PADA LEVEL BERBEDA = REPRODUCTION PHYSIOLOGY OF HOLSTEIN FRIESIAN DAIRY COWS SUPPLEMENTED WITH VARIOUS LEVELS OG GREEN BEAN SPROUTS. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
I012231025-Cover.jpg
Download (425kB) | Preview
I012231025-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (177kB)
I012231025-dp(FILEminimizer).pdf
Download (104kB)
I012231025-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 1 July 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Poduktivitas sapi Friesian Holstein (FH) di Indonesia masih rendah, hal ini dipengaruhi oleh calving interval yang memanjang pada sapi perah post partus sehingga mengakibatkan angka keberhasilan kebuntingan yang rendah. Salah satu penyebab rendahnya keberhasilan kebuntingan pada sapi perah adalah gangguan pada saluran reproduksi. Angka keberhasilan kebuntingan yang rendah dapat diatasi melalui perbaikan manajemen pakan dan reproduksi untuk mendukung peningkatan populasi dan produktivitas sapi perah. Manajemen pakan yang dapat dilakukan yaitu dengan pemberian pakan tambahan kecambah kacang hijau dengan kandungan protein tinggi. Kecambah kacang hijau berpotensi memperbaiki kecukupan nutrisi pada ternak karena kaya akan sumber protein, vitamin, dan mineral. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki fisiologi reproduksi sapi perah FH yang disuplementasi kecambah kacang hijau dengan level berbeda. Sebanyak 16 ekor sapi perah laktasi berumur 4-5 tahun dengan masa laktasi 1-4 bulan yang digunakan pada penelitian ini. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan: Suplementasi kecambah kacang hijau 0% dari konsentrat (P0); Suplementasi kecambah kacang hijau 5% dari konsentrat (P1); Suplementasi kecambah kacang hijau 10% dari konsentrat (P2); dan Suplementasi kecambah kacang hijau 15% dari konsentrat (P3). Parameter yaitu respon fisiologis (denyut jantung, frekuensi respirasi, suhu rektal, dan suhu permukaan kulit), nilai hematologi (Sel Darah Merah (SDM), Sel Darah Putih (SDP), Hemoglobin, Hematokrit, dan trombosit), dan fisiologi reproduksi (tingkah laku, kondisi vulva, kecepatan birahi, durasi birahi, dan konsentrasi hormon estrogen). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa suplementasi kecambah kacang hijau berpengaruh nyata (p<0,05) terhadap suhu rektal, trombosit, dan konsentrasi hormon estrogen, namun tidak berpengaruh (p>0,05) terhadap denyut jantung, frekunesi respirasi, suhu permukaan kulit, darah merah (SDM), sel darah putih (SDP), hemoglobin (Hb), hematokrit (Ht), tingkah laku, kondisi vulva, kecepatan estrus, dan durasi estrus. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu suplementasi kecambah kacang hijau pada pakan ternak sapi perah FH masih dalam ambang batas normal terhadap respon fisiologis, nilai hematologi, dan fisiologi reproduksi.
Keyword : Kecambah Kacang Hijau, Friesian Holstein, Fisiologi Reproduksi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mung Bean Sprouts, Friesian Holstein, Reproductive Physiology. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Peternakan > Ilmu dan Teknologi Peternakan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 03:24 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 03:24 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52250 |
