HAERUL, ANDI AKMAL (2025) Kadar SGOT, SGPT, dan ALP sapi Friesian Holstein laktasi awal yang diberi formula green concentrate untuk mengurangi Negative Energy Balance = SGOT, SGPT, and ALP levels of early lactation Holstein Friesian cows fed green concentrate formula to reduce Negative Energy Balance. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
I011211218-Cover.jpg
Download (146kB) | Preview
I011211218-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (284kB)
I011211218-dp(FILEminimizer).pdf
Download (182kB)
I011211218-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 4 June 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Negative Energy Balance (NEB) pada sapi perah Friesian Holstein (FH) merupakan kondisi dimana jumlah energi yang dikonsumsi lebih kecil dibandingkan dengan jumlah energi yang digunakan oleh tubuh ternak untuk beraktivitas. Negative Energy Balance dapat menyebabkan gangguan fungsi hati yang ditandai oleh peningkatan kadar SGOT, SGPT, dan ALP dalam darah. Pemberian Green Concentrate (GC) berbahan hijauan leguminosa seperti daun gamal dan indigofera merupakan salah satu yang dapat dilakukan dan diharapkan mampu mengurangi NEB tanpa menimbulkan gangguan fungsi hati. Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi terjadinya NEB dan mengetahui efek dari Green contcentrate terhadap kadar SGOT, SGPT, ALP pada sapi Friesian Holstein. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) perlakuan: P0 (konsentrat komersil), P1 (konsentrat hijau formula 1), dan P2 (konsentrat hijau formula 2), masing-masing dengan 4 ulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa respon fisiologis ternak sapi perah FH dengan pemberian GC untuk mengurangi NEB nyata lebih tinggi pada P2 (71,25 ± 6,801) dibandingkan P0 (59,00±5,944) namun tidak berbeda dengan P1 (67,00 ± 2,944 ) (P<0,05) terhadap kadar SGOT dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap SGPT (P0 =27,75 ± 6,500 vs P1 =25,25 ± 64,500 vs P2 =26,50 ± 4,123) dan ALP (P0 =49,00 ± 5,715 vs P1 =62,25 ± 19,157 vs P2 =61,25 ±7,228). Pemberian Green Concentrate (GC) dapat menurunkan kadar SGOT, indikator stres metabolik dan gangguan fungsi hati, dengan mengurangi tekanan metabolik melalui serat dan nutrisi yang mudah dicerna. Hal ini membantu menjaga kesehatan hati dan mengurangi dampak negative energy balance (NEB) pada sapi. Kadar enzim hati lain seperti SGPT dan ALP tidak berubah signifikan, menunjukkan GC tidak menyebabkan kerusakan hepatosit atau gangguan saluran empedu. Oleh karena itu, GC efektif sebagai strategi pakan untuk memperbaiki fungsi metabolik hati tanpa efek samping.
Keyword : SGOT, SGPT, ALP, Green concentrate, Negative energy.balance.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | SGOT, SGPT, ALP, Green concentrate, Negative energy.balance. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Peternakan > Peternakan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 01:33 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 01:33 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52225 |
