MUKARRAMA, MEGATUL (2025) Prinsip Kepatutan Dalam Pengangkatan Anak Oleh Pasangan Kawin Yang Salah Satunya Adalah Orang Tua Kandung = The Principle of Appropriateness in Adopting a Child by Married Couples One of Whom is the Biological Parent. Thesis thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
B022222059-0Jr9MCsOfuzY63b4-20250612112853.jpg
Download (256kB) | Preview
B022222059-1-2.pdf
Download (610kB)
B022222059-dp.pdf
Download (399kB)
B022222059-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 May 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
MEGATUL MUKARRAMA (B022222059). Prinsip Kepatutan Dalam Pengangkatan Anak Oleh Pasangan Kawin Yang Salah Satunya adalah Orang Tua Kandung. Dibimbing oleh Marwah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi prinsip kepatutan bagi anak yang diangkat oleh pasangan kawin yang salah satunya adalah orang tua kandung dan kepastian hukum hak anak tersebut. Tipe penelitan yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian normatif dengan dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Penelitian ini menggunakan bahan hukum primer yang didapatkan dari beberapa ketentuan perundang-undangan, dan bahan hukum sekunder yang merupakan publikasi tentang hukum dan bahan non hukum sebagai bahan pelengkap berupa wawancara. Pengumpulan bahan hukum dilakukan melalui studi kepustakaan dan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengangkatan anak oleh pasangan kawin yang salah satunya adalah orang tua kandung tidak sesuai dengan prinsip kepatutan. Dalam hal ini, pengangkatan anak harus memenuhi persyaratan hukum yang telah ditetapkan agar tidak merugikan pihak mana pun. Secara formal prosedural, pengangkatan anak dalam kasus yang dikaji telah memperoleh penetapan pengadilan. Namun, secara substansial, tindakan tersebut bertentangan dengan syarat dan prinsip dalam pengangkatan anak. (2) hak waris anak angkat yang diangkat oleh pasangan kawin yang salah satunya adalah orang tua kandung tidak sesuai dengan prinsip kepatutan. Jika penetapan pengangkatan anak tidak sah atau bermasalah, maka status ahli warisnya juga akan bermasalah. namun, penetapan tersebut masih belum dilakukan pembatalan oleh pihak manapun, yang mana pembatalan pengangkatan anak harus diajukan melalui pengadilan. Sehingga, anak angkat tersebut tetap menjadi ahli waris orang tua angkatnya. Namun, ketika pengangkatan anak tersebut dianggap tidak memenuhi syarat hukum atau tidak sah oleh pengadilan, maka status anak tersebut akan tetap menjadi anak kandung dari ibu biologisnya, tetapi tidak lagi memiliki hak-hak yang terkait dengan orang ayah angkatnya.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Prinsip Kepatutan, pengangkatan anak, hak waris |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Kenotariatan |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 01:12 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 01:12 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52222 |
