Kualitas Fisik Susu Sapi Friesian Holstein Yang Diberi Formulasi Green Concentrate Yang Berbeda = Physical Quality of Friesian Holstein Cow Milk Fed Different Green Concentrate Formulations


IKRAM, M. JALAL (2025) Kualitas Fisik Susu Sapi Friesian Holstein Yang Diberi Formulasi Green Concentrate Yang Berbeda = Physical Quality of Friesian Holstein Cow Milk Fed Different Green Concentrate Formulations. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
I011211206-Cover.jpg

Download (340kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
I011211206-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (297kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
I011211206-dp(FILEminimizer).pdf

Download (178kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
I011211206-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 20 May 2027.

Download (844kB)

Abstract (Abstrak)

Kondisi Negative Energy Balance (NEB) pada sapi perah Friesian Holstein (FH) awal laktasi dapat menurunkan kualitas fisik susu. Indikasi penurunan kualitas tersebut tergambar dari kualitas fisik susunya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green concentrate terhadap pH, Berat Jenis (BJ), viskositas, curd dan whey susu sapi FH post partus. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 3 perlakuan yaitu: Konsentrat Komersil (P0), Green Concentrate Formula 1 (P1), dan Green Concentrate Formula 2 (P2), masing-masing dengan 4 ulangan. Sapi diberikan pakan 3% bahan kering (BK) dari berat badan (BB) dengan komposisi hijauan 75% dan konsentrat 25%. Sampel susu diuji langsung di on farm untuk mengukur pH, BJ, viskositas, curd, dan whey. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian green concentrate pada sapi perah FH post partus tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap pH, BJ, viskositas, curd, dan whey susu sapi perah FH post partus. pH susu pada P0, P1, dan P2 masing-masing adalah (6,58±0,15), (6,62±0,17), dan (6,70±0,11). BJ susu pada P0, P1, dan P2 sebesar 1,03±0,00. Viskositas susu pada P0, P1, dan P2 masing- masing (1,51±0,02), (1,50±0,01), dan (1,52±0,02). Curd pada P0, P1, dan P2 masing- masing 13,65±0,13%, 14,01±2,16%, dan 14,52±2,33%. Whey pada P0, P1, dan P2 masing-masing 85,84±0,26%, 85,61±2,34%, dan 85,05±2,07%. Meskipun tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan, tren kualitas fisik susu pada green concentrate cenderung lebih tinggi dibandingkan dengan konsentrat komersial. Hal ini ditunjukkan oleh peningkatan pH dan persentase curd, serta sedikit penurunan whey, yang mengindikasikan adanya potensi peningkatan kualitas protein susu. Selain itu, viskositas dan BJ tetap stabil pada semua perlakuan, menunjukkan bahwa green concentrate tidak berdampak negatif terhadap kekentalan dan kepadatan susu. Dengan demikian, green concentrate tetap berpotensi memberikan manfaat nutrisi yang baik bagi sapi perah karena kandungan nutrisinya yang tinggi dan dapat dijadikan sebagai pakan alternatif.

Kata kunci: Friesian Holstein; green concentrate; negative energy balance; pH, BJ, viskositas, curd, whey.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Friesian Holstein; green concentrate; negative energy balance; pH, BJ, viscosity, curd, whey.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Peternakan > Peternakan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 06 Jan 2026 01:03
Last Modified: 06 Jan 2026 01:03
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52220

Actions (login required)

View Item
View Item