FITRIA, FITRIA (2025) EVALUASI LUARAN KLINIS, FAKTOR RISIKO, DAN INTERVENSI KEPERAWATAN TERHADAP SELF CARE DAN KUALITAS HIDUP PADA PASIEN ACUTE CORONARY SINDROM DI RUMAH SAKIT KEMENKES DR. WAHIDIN SUDIROHUSODO MAKASSAR = Evaluation of Clinical Outcomes, Risk Factors, and Nursing Interventions on Self-Care and Quality of Life in Acute Coronary Syndrome Patients at Dr. Wahidin Sudirohusodo Hospital, Makassar. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
R015231003-wALfG0dcCxpFEiNm-20250421195326.jpg
Download (81kB) | Preview
R015231003-1-2.pdf
Download (463kB)
R015231003-dp.pdf
Download (166kB)
R015231003-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 February 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Fitria : Evaluasi luaran klinis, faktor risiko, dan intervensi keperawatan terhadap self-care dan kualitas hidup pada pasien Acute Coronary Sindrom di rumah sakit Kemenkes DR. Wahidin Sudirohusodo makassar, dibimbing oleh Syahrul Ninggrat, Andina Setyawati Latar Belakang: Acute Coronary Syndrome (ACS) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas global. Studi ini bertujuan untuk mengevaluasi luaran klinis, faktor risiko, dan efektivitas intervensi keperawatan terhadap kemampuan self-care dan kualitas hidup pasien ACS di Pusat Jantung Terpadu RS Kemenkes DR. Wahidin Sudirohusodo Makassar. Metode: Karya Ilmiah ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan dari 10 pasien ACS yang menjalani perawatan pada periode Juli-Oktober 2024. Evaluasi dilakukan melalui analisis luaran klinis, identifikasi faktor risiko seperti hipertensi, dislipidemia, dan kebiasaan merokok, serta penilaian intervensi keperawatan berbasis evidence-based practice. Instrumen yang digunakan meliputi Self-Care of Coronary Heart Disease Inventory (SC-CHDI) dan SF-36 untuk mengukur kualitas hidup. Hasil: Mayoritas pasien adalah laki-laki berusia di atas 50 tahun dengan riwayat hipertensi lebih dari 5 tahun. Faktor risiko dominan termasuk hipertensi, dislipidemia, diabetes, dan kebiasaan merokok. Intervensi keperawatan intensif seperti edukasi kesehatan, dukungan keluarga, dan rehabilitasi jantung menunjukkan peningkatan signifikan pada skor self-care dan kualitas hidup, terutama dalam aspek fisik dan emosional. Hubungan signifikan ditemukan antara faktor risiko kardiovaskular dan penurunan kualitas hidup. Kesimpulan: Intervensi keperawatan berbasis bukti efektif dalam meningkatkan self-care dan kualitas hidup pasien ACS. Pendekatan multidisiplin yang melibatkan tenaga medis, perawat, ahli gizi, dan psikolog direkomendasikan untuk optimalisasi hasil klinis pasien ACS. Kata Kunci: Acute Coronary Syndrome, self-care, kualitas hidup, intervensi keperawatan, faktor risiko.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Acute Coronary Syndrome, self-care, kualitas hidup, intervensi keperawatan, faktor risiko. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 00:37 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 00:37 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52212 |
