Analisis Pengelolaan Logistik Obat di Instalasi Farmasi RSUD Sayang Rakyat Kota Makassar Tahun 2025 = Analysis Of Drug Logistics Management At The Pharmacy Installation Of Sayang Rakyat Hospital, Makassar City In 2025


NURAINI. R, ST. (2025) Analisis Pengelolaan Logistik Obat di Instalasi Farmasi RSUD Sayang Rakyat Kota Makassar Tahun 2025 = Analysis Of Drug Logistics Management At The Pharmacy Installation Of Sayang Rakyat Hospital, Makassar City In 2025. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
K011211248-T1YWDAPSOaVxBf6Z-20250812225324.png

Download (178kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
K011211248-1-2.pdf

Download (513kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
K011211248-dp.pdf

Download (164kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
K011211248-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 July 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang, Pengelolaan logistik obat adalah kegiatan yang sangat penting dalam menentukan ketersediaan obat yang efektif dan efisien. Berdasarkan data laporan stok obat di Instalasi Farmasi RSUD Sayang Rakyat tahun 2023, mengalami kekosongan stok obat pada daftar obat esensial yaitu obat combivent, ondansetron, ranitidine, sukralfat, maprotiline dan amplodipine, dan beberapa jumlah sisa stok obat yang mengalami kadaluwarsa. Tujuan, Mengetahui pengelolaan logistik obat yaitu tahap perencanaan, pengadaan, penyimpanan, pendistribusian dan penghapusan obat di Instalasi Farmasi RSUD Sayang Rakyat tahun 2025. Metode, Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, penelitian dilakukan di RSUD Sayang Rakyat, sebanyak 7 informan yang terdiri dari kepala instalasi farmasi dan staff instalasi farmasi. Data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, telaah dokumen dan dianalisis menggunakan triangulasi data yaitu triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil, Pada tahap perencanaan masih belum optimal dilakukan karena masih terdapat beberapa jenis obat yang kekurangan stok. Tahap pengadaan masih belum optimal dilakukan karena obat yang dipesan tidak datang tepat waktu. Untuk tahap penyimpanan juga masih belum optimal dan efektif dilakukan karena kondisi gudang yang masih kurang luas sehingga pergerakan staf untuk pengecekan obat masih kurang, pada tahap pendistribusian juga masih belum optimal dilakukan karena kurang tepat waktu dan jika obat yang dibutuhkan mengalami kekosongan stok, sementara tahap penghapusan obat sudah optimal yang dilakukan secara terstruktur dengan ketentuan yang berlaku. Kesimpulan, Sebagian besar tahapan pengelolaan logistik obat dari tahap perencanaan, pengadaan, penyimpanan, dan pendistribusian obat di RSUD Sayang Rakyat masih belum optimal dilakukan dimana adanya kendala pada metode perencanaan, pencatatan manual, dan kondisi gudang. Namun, proses penghapusan obat telah dilakukan secara tersktruktur dan sesuai ketentuan yang menunjukkan adanya efisiensi yang baik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pengelolaan Logistik Obat, Instalasi Farmasi, Rumah Sakit
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 06 Jan 2026 01:53
Last Modified: 06 Jan 2026 01:53
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52208

Actions (login required)

View Item
View Item