SIAGADINTA, VICA REGINA BINTARI (2025) Faktor yang Berhubungan dengan Keluhan Pre Menstrual Syndrome pada Perawat di RSUD Daya Makassar Tahun 2025 = Factors Associated with Pre Menstrual Syndrome Complaints in Nurses at Daya Makassar Regional Hospital in 2025. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
K011211244-m0xroSNM5XHLeYJE-20250813120818.jpg
Download (79kB) | Preview
K011211244-1-2.pdf
Download (441kB)
K011211244-dp.pdf
Download (285kB)
K011211244-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 July 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang: Pre menstrual syndrome (PMS) merupakan kumpulan gejala fisik dan emosional yang sering dialami oleh wanita menjelang menstruasi dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Gejala PMS meliputi perubahan mood, nyeri payudara, perut kembung, sakit kepala, kelelahan, serta gangguan emosional seperti mudah marah dan cemas. Kondisi ini dapat menurunkan produktivitas kerja wanita. Selain itu, beberapa faktor lain seperti umur, stres kerja, pola tidur, dan pola makan juga turut memengaruhi tingkat keluhan pre menstrual syndrome yang dialami oleh perawat. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara umur, stres kerja, aktivitas fisik, pola tidur dan pola makan dengan keluhan pre menstrual syndrome. Metode: Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan observasional analitik dan menggunakan desain cross-sectional study. Sampel pada penelitian ini berjumlah 133 perawat yang diperoleh melalui teknik simple random sampling. Pengumpulan data melalui pengisian kuesioner oleh responden. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur (p=0,013), stres kerja (p=0,019), pola tidur (p=0,005), dan pola makan (0,014) dengan keluhan pre menstrual syndrome. Sementara itu, aktivitas fisik (p=0,338) tidak terdapat hubungan dengan keluhan pre menstrual syndrome. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, terdapat hubungan antara umur, stres kerja, pola tidur dan pola makan dengan keluhan pre menstrual syndrome. Namun, tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan keluhan pre menstrual syndrome. Manajemen rumah sakit diharapkan memberikan kebijakan cuti haid bagi perawat wanita guna menjaga kesejahteraan dan produktivitas kerja.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pre menstrual syndrome, perawat, stres kerja, pola tidur, pola makan. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 01:56 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 01:56 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52200 |
