FATIMA, NURUL (2025) PENERAPAN KONSEP PELABUHAN PERIKANAN BERWAWASAN LINGKUNGAN DI PANGKALAN PENDARATAN IKAN (PPI) PONTAP KOTA PALOPO = Implementation of the Environmentally Friendly Fishing Port Concept at the Pontap Fish Landing Base (PPI) in Palopo City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L051211023-d5U6jbGMzguewW1N-20250813152519.jpg
Download (386kB) | Preview
L051211023-1-2.pdf
Download (386kB)
L051211023-dp.pdf
Download (169kB)
L051211023-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 June 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Pelabuhan perikanan tipe D, PPI Pontap memiliki peranan dalam mendukung aktivitas bongkar muat hasil tangkapan nelayan serta kegiatan perikanan lainnya. Namun, dalam operasionalnya, PPI Pontap masih menghadapi berbagai tantangan terkait penerapan konsep pelabuhan berwawasan lingkungan atau eco fishing port (EFP). Tujuan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui penerapan prinsip EFP dan kesiapan fasilitas dalam penerapan prinsip EFP di PPI Pontap. Metode. Wawancara dilakukan dalam beberapa tahap sebagai berikut, yaitu: 1) Wawancara kepada stakeholder di PPI Pontap. 2) Melakukan observasi terhadap fasilitas – fasilitas yang ada di PPI Pontap. 3) Mendeskripsikan hasil wawancara dan observasi. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa penerapan konsep pelabuhan perikanan berwawasan lingkungan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Pontap Kota Palopo masih tergolong rendah dikarenakan masih banyaknya limbah yang mencemari lingkungan Pelabuhan dan tidak adanya penanganan limbah yang baik. Delapan fasilitas utama berada dalam kondisi kurang layak, seperti dermaga yang tercemar limbah oli, drainase yang tersumbat, serta ketersediaan air bersih yang terbatas. PPI Pontap juga belum memiliki fasilitas pengolahan hasil perikanan dan pengelolaan limbah yang memadai. Bentuk pencemaran yang ditemukan antara lain limbah organik, plastik, dan penanganan ikan yang tidak higienis. Kesimpulan. Penerapan konsep pelabuhan perikanan berwawasan lingkungan di PPI Pontap berada pada kategori kurang layak, dengan tingkat penerapan sebesar 39,66%. Hal ini disebabkan oleh buruknya kondisi sebagian besar fasilitas pelabuhan, termasuk dermaga, drainase, tempat pelelangan ikan, MCK, dan tempat pembuangan sementara. Selain itu, belum tersedianya fasilitas pengolahan hasil perikanan dan pengelolaan limbah menjadi hambatan besar dalam mewujudkan pelabuhan yang ramah lingkungan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fish Landing Base, Environmentally Sustainable Fishing Port, Facilities |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 02:18 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 02:18 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52146 |
