ROSADI, AZ ZAHRA SALSABILA (2025) Resiliensi Rumah Tangga Nelayan Skala Kecil Terhadap Dampak Perubahan Pola Cuaca Di Desa Tamalate, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan = RESILIENCE OF SMALL-SCALE FISHERMAN HOUSEHOLDS TO THE IMPACT OF CHANGING WEATHER PATTERNS IN TAMALATE VILLAGE, NORTH GALESONG DISTRICT, TAKALAR REGENCY, SOUTH SULAWESI. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
L012232022-tMb2h1G0iN54dKUB-20250819143108.jpg
Download (119kB) | Preview
L012232022-1-2.pdf
Download (313kB)
L012232022-dp.pdf
Download (136kB)
L012232022-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 August 2027.
Download (859kB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Perubahan iklim menyebabkan perubahan pola cuaca, seperti peningkatan suhu permukaan air laut, curah hujan yang tinggi dan kemarau panjang, yang berdampak pada ketersediaan ikan. Masyarakat nelayan skala kecil merupakan kelompok yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim, utamanya peningkatan biaya operasional nelayan karena wilayah tangkapan ikan yang semakin jauh. Rata-rata pendapatan keluarga nelayan skala kecil berkisar antara Rp1.396.563 - Rp3.340.334/bulan. Kemampuan membangun resiliensi rumah tangga nelayan dalam mengantisipasi perubahan iklim merupakan salah satu strategi untuk keberlanjutan ekonomi rumah tangga nelayan. Penelitian ini dilakukan di Desa Tamalate, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kemampuan resiliensi rumah tangga nelayan dalam menghadapi perubahan iklim, serta menganalisis faktor - faktor yang mempengaruhi tingkat resiliensi tersebut. Metode. Pendekatan penelitian menggunakan mix methods, yaitu kualitatif dengan menggunakan skoring dan analisis deskriptif, serta pendekatan kuantitatif menggunakan metode regresi linear berganda. Analisis kualitatif untuk mengukur kemampuan resiliensi rumah tangga nelayan dan analisis kuantitatif untuk menemukan faktor-faktor penyebab tingkat kemampuan resiliensi pada rumah tangga nelayan. Populasi penelitian adalah rumah tangga nelayan di Desa Tamalate, Kecamatan Galesong Utara, Kabupaten Takalar dengan melibatkan 60 informan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemampuan resiliensi rumah tangga nelayan dari aspek ekonomi, causal analysis, self efficacy, reaching out masuk dalam tergolong sedang. Adapun dari aspek sosial dan ekosistem tergolong masih sangat rendah. Faktor yang paling berpengaruh terhadap tingkat kemampuan resiliensi yaitu faktor umur, pedidikan dan pengalaman nelayan, sedangkan faktor sumber pembiayaan tidak berpengaruh secara signifikan terhadap tingkat kemampuan resiliensi rumah tangga nelayan di Desa Tamalate. Kesimpulan. Rendahnya resiliensi pada aspek sosial mengindikasikan lemahnya keterikatan sosial, kemampuan membangun jaringan, kerja sama komunitas, atau dukungan sosial yang dibutuhkan dalam menghadapi tekanan. Sementara itu, rendahnya resiliensi ekosistem mencerminkan keterbatasan dalam kemampuan beradaptasi terhadap perubahan lingkungan dan degradasi sumber daya alam pesisir. Oleh karena itu, diperlukan upaya pemberdayaan yang lebih menyeluruh dan berkelanjutan, khususnya dalam penguatan kapasitas sosial dan pengelolaan lingkungan, agar ketahanan rumah tangga nelayan dapat meningkat secara holistik dan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perubahan pola cuaca, Desa Tamalate, Rumah tangga nelayan, Nelayan skala kecil, Resiliensi, Faktor – faktor resiliensi |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 01:46 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 01:46 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52144 |
