Pengaruh Berbagai Dosis Kaporit Dalam Menurunkan Jumlah Kontaminasi Vibrio Sp. Pada Budidaya Chlorella Sp. Serta Dampaknya Terhadap Laju Pertambahan Populasi Brachionus sp. = The Effect of Various Doses of Chlorine on Reducing Vibrio sp. Contamination in Chlorella sp. Culture and Its Impact on the Population Growth Rate of Brachionus sp.


JAYANTI, SRI (2025) Pengaruh Berbagai Dosis Kaporit Dalam Menurunkan Jumlah Kontaminasi Vibrio Sp. Pada Budidaya Chlorella Sp. Serta Dampaknya Terhadap Laju Pertambahan Populasi Brachionus sp. = The Effect of Various Doses of Chlorine on Reducing Vibrio sp. Contamination in Chlorella sp. Culture and Its Impact on the Population Growth Rate of Brachionus sp. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L031201019-YGPqSr6DBVNwkilj-20250817114939.jpg

Download (419kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L031201019-1-2.pdf

Download (633kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L031201019-dp.pdf

Download (404kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
L031201019-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 August 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan komoditas ekspor bernilai tinggi, namun pembenihannya, seperti di BPBAP Takalar, sering mengalami kematian larva diduga adanya kontaminasi bakteri patogen seperti Vibrio sp. melalui rantai pakan. Chlorella sp. sebagai pakan utama Brachionus sp. rentan terkontaminasi karena media budidayanya menggunakan air laut tanpa sterilisasi. Kaporit dikenal efektif sebagai desinfektan untuk menekan jumlah bakteri di media perairan, namun penggunaannya langsung pada kultur Chlorella sp. masih perlu dikaji sehingga tidak membahayakan Chlorella sp. dan organisme lain dalam rantai pakan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan dosis kaporit yang tepat dalam menurunkan jumlah kontaminasi bakteri Vibrio sp. dalam media budidaya Chlorella sp. tanpa membahayakan Chlorella sp. dan organisme lainnya dalam rantai pakan. Metode. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni 2024 di Hatchery Pakan Alami BPBAP, Takalar. Plankton uji yang digunakan adalah Chlorella sp. yang diberi perlakuan kaporit dengan dosis berbeda (0,2,4,6,8,10 ppm). Setelah 24 jam Chlorella sp. diberikan ke Brachionus sp.. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 6 perlakuan dan tiga kali ulangan. Parameter yang diamati meliputi jumlah koloni Vibrio sp. sebelum dan sesudah perlakuan, laju pertambahan populasi Chlorella sp., serta laju pertambahan populasi Brachionus sp. setelah mengonsumsi Chlorella sp. pasca perlakuan. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa kaporit efektif menurunkan populasi Vibrio sp. secara signifikan (p < 0,05), dengan penurunan 100% pada dosis 2-10 ppm. Namun demikian, peningkatan dosis kaporit juga berdampak negatif terhadap pertumbuhan Chlorella sp. dan Brachionus sp. Laju pertambahan populasi Chlorella sp. tertinggi terdapat pada kontrol (7,91 ± 0,03), dan terus menurun pada perlakuan 2-10 ppm. Sementara itu, laju pertambahan populasi Brachionus sp. juga menurun seiring meningkatnya dosis kaporit, dengan nilai tertinggi pada kontrol (2,17 ± 0,06). Penurunan ini diduga disebabkan oleh residu kaporit yang bersifat toksik terhadap mikroalga dan plankton. Kesimpulan. Dosis 2 ppm dianggap optimal karena mampu mengeliminasi Vibrio secara total sambil tetap mendukung pertumbuhan kedua organisme dalam batas wajar.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Chlorella sp, Brachionus sp., Vibrio sp., kaporit, laju pertambahan populasi, kontaminasi bakteri.
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Budidaya Perairan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 05 Jan 2026 01:05
Last Modified: 05 Jan 2026 01:05
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52136

Actions (login required)

View Item
View Item