CHAERUNNISA, ALMIRA (2025) Hubungan Konflik Peran Ganda, Shift Kerja, dan Karakteristik Individu dengan Tingkat Stres Kerja Pada Perawat Wanita di RSIA Ananda Makassar = The Relationship Between Work-Family Conflict, Work Shifts, and Individual Characteristics with Work Stress Among Female Nurses at RSIA Ananda Makassar. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
K011211167-2iWs4POJ6UGyeTnx-20250821164236.jpg
Download (314kB) | Preview
K011211167-1-2.pdf
Download (276kB)
K011211167-dp.pdf
Download (196kB)
K011211167-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 August 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Stres kerja pada perawat wanita dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk konflik peran ganda, sistem shift kerja, serta karakteristik individu. Tuntutan menjalankan peran ganda di rumah dan tempat kerja, disertai rotasi shift kerja dapat menimbulkan tekanan psikologis yang berdampak pada kesejahteraan perawat wanita. Penelitian ini dilakukan di RSIA Ananda Makassar yang memiliki sistem kerja bergilir dan mayoritas tenaga kerja perawat wanita, untuk melihat hubungan antara faktor-faktor tersebut dengan tingkat stres kerja. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konflik peran ganda, shift kerja, masa kerja, umur, status pernikahan, dan jumlah anak dengan tingkat stres kerja pada perawat wanita. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional study. Penelitian dilakukan terhadap perawat wanita di RSIA Ananda Makassar, dengan jumlah sampel 133 orang. Pemilihan sampel menggunakan teknik total sampling. Pengukuran penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kuesioner WAFCS untuk mengukur konflik peran ganda dan HSE-WRSS untuk mengukur tingkat stres kerja. Pengambilan data penelitian dimulai dari bulan Mei-Juni 2025. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konflik peran ganda (p=0,020), shift kerja (p=0,037), umur (p=0,001), dan jumlah anak (p=0,032). Namun, tidak terdapat hubungan antara masa kerja (p=0,446) dan status pernikahan (p=0,458) dengan tingkat stres kerja pada perawat wanita di RSIA Ananda Makassar. Kesimpulan. Penelitian pada 133 perawat wanita di RSIA Ananda Makassar menunjukkan adanya hubungan antara konflik peran ganda, shift kerja, umur, dan jumlah anak dengan tingkat stres kerja, sementara masa kerja dan status pernikahan tidak berhubungan. Pengaturan sistem kerja dengan manajemen waktu yang efektif perlu diterapkan untuk mengurangi risiko stres kerja. Kesejahteraan perawat wanita dapat ditingkatkan melalui penyediaan konseling psikologis, pelatihan manajemen stres, serta fasilitas istirahat dan relaksasi yang memadai.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | stres kerja, konflik peran ganda, shift kerja, masa kerja, umur, status pernikahan, jumlah anak, perawat wanita |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 05:47 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 05:47 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52113 |
