KHOTIMAH S., A. KHUSNUL (2025) HUBUNGAN BEBAN KERJA DAN SAFETY CLIMATE TERHADAP SAFETY BEHAVIOR PADA PEKERJA UNIT GROUND HANDLING PT. GAPURA ANGKASA DI BANDAR UDARA INTERNASIONAL SULTAN HASANUDDIN MAKASSAR = THE RELATIONSHIP BETWEEN WORKLOAD AND SAFETY CLIMATE WITH SAFETY BEHAVIOR AMONG GROUND HANDLING UNIT WORKERS AT PT. GAPURA ANGKASA SULTAN HASANUDDIN INTERNATIONAL AIRPORT MAKASSAR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
K011211037-Bg1WjdMSw0zI5CuD-20250814164647.jpg
Download (889kB) | Preview
K011211037-1-2.pdf
Download (445kB)
K011211037-dp.pdf
Download (183kB)
K011211037-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 August 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Pekerja di sektor ground handling menjalani aktivitas kerja yang menuntut kesiapan fisik dan mental yang memadai. Dalam lingkungan kerja dengan tekanan operasional yang ketat, faktor-faktor seperti beban kerja dan persepsi terhadap safety climate perusahaan diduga berpengaruh terhadap safety behavior, yang menjadi salah satu kunci dalam pencegahan kecelakaan kerja. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan beban kerja dan safety climate terhadap safety behavior pada pekerja unit Ground Handling PT. Gapura Angkasa di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar. Metode. Jenis penelitian ini yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah pekerja Unit Ground Handling PT. Gapura Angkasa yaitu sebanyak 88 orang dan teknik pengambilan sampel total sampling. Instrumen pada penelitian ini antara lain yaitu kuesioner safety behavior, NASA-TLX, NOSACQ-50, dan alat finger pulse oximeter. Data kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji korelasi Rank Spearman. Hasil. Penelitian menunjukkan adanya hubungan negatif dengan kekuatan sedang antara beban kerja fisik dan safety behavior (rs = -0,469; p < 0,05), serta antara beban kerja mental dan safety behavior (rs = -0,360; p < 0,05). Sebaliknya, safety climate menunjukkan hubungan positif yang sangat kuat dan signifikan dengan safety behavior (rs = 0,721; p < 0,05). Kesimpulan. Ada hubungan antara beban kerja fisik, beban kerja mental, dan safety climate terhadap safety behavior. Perusahaan disarankan untuk mengelola beban kerja fisik dan mental melalui monitoring, pelatihan, rotasi kerja, dan evaluasi rutin, serta memperkuat peran manajemen dalam membangun budaya safety climate yang aktif guna meningkatkan safety behavior pekerja secara menyeluruh.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Beban Kerja; Safety Climate; Safety Behavior; Ground Handling. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 01:45 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 01:45 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52068 |
