Sumolang, Abel Yehezkiel (2025) Tingkat Resiliensi Generasi Z Pengguna Media Sosial terhadap Keinginan Bunuh Diri (Kajian Kesehatan Mental Pada Mahasiswa Rumpun Ilmu Kesehatan Universitas Hasanuddin) = The Level of Resilience of Gen Z Social Media Users to Suicidal Thoughts (Mental Health Study on Health Sciences Students, Hasanuddin University). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
K011191247-09BEX3DyCIidxTQ1-20250815112115.jpg
Download (367kB) | Preview
K011191247-1-2.pdf
Download (590kB)
K011191247-dp.pdf
Download (278kB)
K011191247-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 August 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Generasi Z terkenal sering menggunakan media sosial hingga kecanduan internet. Beberapa penelitian menunjukkan penggunaan media sosial yang lebih tinggi ditemukan berkaitan dengan kesehatan mental yang buruk baik depresi maupun kecemasan yang merupakan dua bentuk utama dari distres psikologis. Jika hal ini meningkat terus-menerus dapat mendorong terbentuknya ide bunuh diri. Tujuan: mengetahui hubungan antara tingkat resiliensi, distres psikologis, dan keinginan bunuh diri pada mahasiwa Gen Z pengguna media sosial. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan rancangan cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa S1 kesehatan Universitas Hasanuddin dengan besar sampel 521 responden. Teknik sampling menggunakan proportionate random sampling. Hasil: Uji bivariat menggunakan uji Spearman rho menunjukkan terdapat hubungan negatif antara resiliensi terhadap distres psikologis (P=0,000, r= -0,209) dan terhadap ide bunuh diri (P=0,000, r= -0,242) juga hubungan positif antara distres psikologis dan penggunaan media sosial terhadap ide bunuh diri (P=0,000, r= 0,303; P=0,008, r= 0,124). Uji Multivariat menggunakan analisis path menunjukkan distres psikologis signifikan memediasi hubungan antara resiliensi dengan ide bunuh diri (Z= -4,328, β= -0,066) dan penggunaan media sosial dengan ide bunuh diri (Z= -4,328, β= -0,066). Baik resiliensi dan penggunaan media sosial sebagian besar berpengaruh langsung terhadap ide bunuh diri dalam jalur ini (80%, β=-0,269; 45%, β=-0,196). Kesimpulan: Resiliensi dan penggunaan media sosial berperan penting dalam menurunkan ide bunuh diri, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui penurunan distres psikologis. Peningkatan resiliensi, pengelolaan distres psikologis dan penggunaan media sosial yang baik diperlukan untuk mencegah ide bunuh diri pada mahasiswa.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Resiliensi; Ide bunuh diri; Distres psikologis; Media sosial; Gen Z |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 01:24 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 01:24 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52062 |
