FAUZIA, LATHIFA NUR (2025) Faktor Risiko Kejadian Wasting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Malimongan Baru Kota Makassar = Risk Factors Of Wasting Among Under-Five Children At Malimongan Baru Public Health Center, Makassar City. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
K011191127-Lvu9ZNOhqVUDr5mM-20250819182410.png
Download (33kB) | Preview
K011191127-1-2.pdf
Download (652kB)
K011191127-dp.pdf
Download (188kB)
K011191127-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 August 2027.
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
LATHIFA NUR FAUZIA. Faktor Risiko Kejadian Wasting Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Malimongan Baru Kota Makassar (dibimbing oleh Ansariadi, SKM., M.Sc.PH., Ph.D. dan Andi Selvi Yusnitasari. SKM., M.Kes.). Latar Belakang. Prevalensi wasting mengalami peningkatan di Provinsi Sulawesi Selatan sebesar 0,8% dari tahun 2022 ke 2023. Kota Makassar memiliki prevalensi wasting sebesar 2,37% dan Puskesmas Malimongan Baru merupakan puskesmas dengan angka prevalensi wasting tertinggi yaitu sebesar 11,45%. Meningkatnya angka kejadian wasting disebabkan oleh faktor yang tidak terkontrol sehingga pengelolaan yang optimal menjadi kunci dalam pencegahannya Tujuan. Menganalisis faktor risiko kejadian wasting pada balita di wilayah kerja puskesmas Malimongan Baru. Metode. Penelitian ini menggunakan studi observasional analitik dengan desain penelitian case control. Populasi penelitian ini adalah seluruh balita yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas Malimongan Baru. Sampel berjumlah 198 responden (99 kasus dan 99 kontrol) yang dipilih dengan kelompok kasus menggunakan exhaustive sampling dan di kelompok kontrol menggunakan simple random sampling. Kemudian di analisis univariat dan bivariat (uji OR) dengan aplikasi SPSS. Hasil. Hasil analisis statistik menunjukkan, pendapatan keluarga memiliki OR= 9,333 (CI 95% 4,881-17,846), jumlah anggota keluarga memiliki OR=3,072 (CI 95% 1,698-5,559), pengetahuan ibu memiliki OR=2,373 (CI 95% 1,275-4,415), riwayat penyakit infeksi memiliki OR=12,880 (CI 95% 6,416-25,855), dan kondisi sanitasi dasar memiliki OR=6,691 (CI 95% 3,565-12,560). Kesimpulan. Faktor risiko kejadian wasting yang signifikan berpengaruh yakni : pendapatan keluarga, jumlah anggota keluarga, pengetahuan ibu, riwayat penyakit infeksi, dan kondisi sanitasi dasar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Wasting, Penyakit Infeksi, Pendapatan Keluarga, Pengetahuan Ibu, Sanitasi |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 01:22 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 01:22 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52060 |
