FATAHUDDIN, ANDI (2025) ANALISIS HUBUNGAN DENSITAS TULANG DENGAN PREDIKSI KEBERHASILAN OSSEOINTEGRASI PADA IMPLAN GIGI MELALUI CITRA RADIOGRAF = RADIOGRAPHIC ANALYSIS OF THE CORRELATION BETWEEN BONE DENSITY AND OSSEOINTEGRATION SUCCESS IN DENTAL IMPLANTS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
J075221001-l7pWX4a3AUYvCRgD-20250805162651.jpeg
Download (119kB) | Preview
J075221001-1-2.pdf
Download (1MB)
J075221001-dp.pdf
Download (101kB)
J075221001-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 4 June 2027.
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK ANDI FATAHUDDIN. "Analisis Hubungan Densitas Tulang Dengan Prediksi Keberhasilan Osseointegrasi Pada Implan Gigi Melalui Citra Radiograf (Dibimbing oleh Barunawaty Yunus dan Fadhlil Ulum A. Rahman) Latar Belakang: Keberhasilan perawatan implan gigi sangat bergantung pada proses yang saling mendukung dalam fase penyembuhan tulang dan kemampuan regenerasi jaringan untuk mendapatkan implan gigi yang terintegrasi secara osseus dengan tulang alveolar. Pencitraan radiologis memiliki peran sentral dalam seluruh tahapan terapi implan, mulai dari penilaian awal densitas dan volume tulang, panduan saat pembedahan, hingga evaluasi osseointegrasi pasca penempatan implan. Plugin Bone J merupakan implementasi khusus dari plugin yang mendefinisikan ketebalan pada suatu titik sebagai diameter untuk menghitung rata-rata dan deviasi standar trabecula thickness (Tb.Th) dan trabecula space (Tb.Sp) secara langsung dari nilai piksel, Tujuan: Menganalisis korelasi antara densitas tulang sebelum penempatan implan yang diukur melalui citra CBCT dengan keberhasilan osseointegrasi setelah penempatan implan yang dievaluasi melalui citra radiograf periapikal. Metode: Penelitian observasional analitik cross-sectional dilakukan dengan menggunakan 25 Citra radiografi CBCT format DICOM dan 25 citra radiografi periapikal pada Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Hasanuddin. Subjek dikategorikan berdasarkan kelompok preimplan dengan eavaluasi citra radiograt CBCT dan Post Implan dengan evaluasi citra radiograf periapikal pada pasien yang sama. Nilai Densitas diukur menggunakan perangkat lunak AIS3D dan citra radiograf periapika dengan ImageJ Plugin Bone J. Analisis statistik meliputi uji Kruskal-Wallis, koreksi Bonferroni post-hoc, korelasi Spearman, dan uji Simple Linera regresion dan Multiple Linear Regresion Hasil: Terdapat nilai koefisien korelasi Pearson sebesar 0,705 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,01). Ini menunjukkan hubungan yang kuat dan signifikan secara statistik antara jumlah trabekula post dengan densitas trabekula pre implant.. tidak terdapat variabel independen yang menunjukkan pengaruh signifikan secara statistik terhadap jumlah trabekular. Densitas puncak alveolar memiliki koefisien -0,002 dengan nilai signifikansi 0,273, menunjukkan hubungan negatif yang tidak signifikan. Densitas ½ apikal memiliki koefisien 0,001 (p = 0,600), dan densitas ujung apikal memiliki koefisien 0,003 (p = 0,419); keduanya menunjukkan arah hubungan positif, tetapi tidak signifikan. Densitas tulang pre-implant pada ketiga lokasi tersebut belum dapat dijadikan prediktor yang kuat terhadap jumlah trabekular post-implant. Kesimpulan: Nilai densitas sebelum pemasangan implan berpotensi menjadi indikator awal memprediksi keberhasilan osseointegrasi sebelum perawatan. Namun dari hasil analisis regresi linier, densitas tulang sebelum implant belum dapat menjadi prediktor utama secara signifikan terhadap keberhasilan osseointegrasi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Densitas, Tulang Trabekula, Radiografi CBCT,Radiografi Periapikal, Imagej Plugin Bone J |
| Subjects: | R Medicine > RK Dentistry |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 00:28 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 00:28 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52048 |
