Perbandingan Iuran Normal PNS Menggunakan Metode Individual Level Premium, Attained Age Normal dan Perhitungan PT Taspen (Studi Kasus: PT Taspen Cabang Makassar) = Comparison of Normal Contribution Rates for Civil Servants Using the Individual Level Premium Method, Attained Age Normal Method, and PT Taspen’s Calculation (Case Study: PT Taspen Makassar Branch)


SIHOMBING, WINDA AGUSTINA (2025) Perbandingan Iuran Normal PNS Menggunakan Metode Individual Level Premium, Attained Age Normal dan Perhitungan PT Taspen (Studi Kasus: PT Taspen Cabang Makassar) = Comparison of Normal Contribution Rates for Civil Servants Using the Individual Level Premium Method, Attained Age Normal Method, and PT Taspen’s Calculation (Case Study: PT Taspen Makassar Branch). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
H081211023-U2hz65GFIKmbLNo0-20250607151722.jpg

Download (85kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
H081211023-1-2.pdf

Download (132kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
H081211023-DP.pdf

Download (37kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
H081211023-FULL.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 June 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Pegawai Negeri Sipil (PNS) berhak atas jaminan pensiun sebagai bentuk perlindungan penghasilan di masa tua. PT Taspen (Persero) bertanggung jawab atas pengelolaan dan penetapan iuran pensiun. Penelitian ini bertujuan menghitung dan membandingkan besaran iuran normal dengan tiga metode, yaitu Individual Level Premium (ILP), Attained Age Normal (AAN), dan metode PT Taspen. Data yang digunakan berasal dari 300 peserta aktif PNS di PT Taspen Cabang Makassar per 31 Agustus 2024, meliputi usia, masa kerja, jenis kelamin, dan gaji pokok bulanan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa metode ILP menghasilkan iuran sebesar Rp57.122.395,62 untuk peserta laki-laki dan Rp84.084.431,95 untuk peserta perempuan, yang berada pada tingkat menengah. Metode AAN memberikan iuran tertinggi, yaitu Rp140.520.988,92 untuk peserta laki-laki dan Rp181.729.943,15 untuk peserta perempuan. Sementara itu, metode PT Taspen menghasilkan iuran terendah, yaitu Rp25.919.823,75 untuk peserta laki-laki dan Rp35.276.687,26 untuk peserta perempuan. Dari perbandingan besaran iuran, metode ILP dan PT Taspen lebih menguntungkan bagi peserta karena iuran yang dibayarkan lebih kecil. Sebaliknya, metode AAN lebih menguntungkan bagi penyelenggara dana pensiun karena iuran peserta lebih besar dibanding kedua metode lainnya. Selain itu, iuran normal peserta perempuan cenderung lebih tinggi dibanding peserta laki-laki pada semua metode.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pegawai Negeri Sipil, Program Dana Pensiun, Iuran Normal, Individual Level Premium, Attained Age Normal, PT Taspen.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Ilmu Aktuaria
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 02 Jan 2026 00:21
Last Modified: 02 Jan 2026 00:26
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52047

Actions (login required)

View Item
View Item