WIDYARTI, SASKINA (2025) ANALISIS YURIDIS TERHADAP CONCURSUS REALIS PADA TINDAK PIDANA PENCURIAN DENGAN KEKERASAN DALAM KEADAAN MEMBERATKAN DAN PERCOBAAN PEMERKOSAAN (STUDI PUTUSAN NOMOR 35/PID.B/2023/PN NGA) = LEGAL ANALYSIS OF CONCURSUS REALIS IN THE CRIME OF THEFT WITH VIOLENCE UNDER AGGRAVATING CIRCUMSTANCES AND ATTEMPTED RAPE (STUDY OF DECISION NUMBER 35/PID.B/2023/PN NGA). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.
B011211105-VlEb0T3ktGuWoq67-20250528160635.jpg
Download (327kB) | Preview
B011211105-1-2.pdf
Download (303kB)
B011211105-dp.pdf
Download (181kB)
B011211105-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 May 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Maraknya kasus dengan perbarengan tindak pidana (concursus realis) yang tidak menerapkan Pasal 65 KUHP, sehingga tidak mencerminkan hukuman yang adil atas keseluruhan tindak pidana yang dilakukan oleh pelaku. Hal tersebut dikarenakan pemidanaan yang diberikan tidak menggunakan sistem pemidanaan sebagaimana aturan sistem pemidanaan dengan concursus realis, salah satunya pada kasus yang tertuang dalam putusan nomor 35/Pid.B/2023/PN Nga. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualifikasi dan penerapan hukum terhadap concursus realis pada tindak pidana pencurian dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan dan percobaan pemerkosaan dalam putusan nomor 35/Pid.B/2023/PN Nga. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan undang-undang dan pendekatan kasus. Jenis dan bahan hukum yang digunakan adalah bahan hukum primer dan sekunder. Kemudian bahan hukum dianalisis secara deskriptif dan argumentatif melalui proses identifikasi yang kritis, logis, dan sistematis. Hasil: Adapun hasil penelitian ini, yaitu: 1) Kualifikasi concursus tindak pidana pencurian dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan dikualifikasi dalam Pasal 365 ayat (2) KUHP dan tindak pidana percobaan perkosaan dikualifikasi dalam Pasal 285 KUHP jo. Pasal 53 KUHP. Penulis menyimpulkan bahwa terjadinya kedua tindak pidana tersebut merupakan concursus realis yang juga dikualifikasi dalam beberapa rumusan tindak pidana yaitu sebagai sebagai tindak pidana biasa dan tindak pidana aktif. 2) Penerapan hukum pidana pada concursus realis tindak pidana pencurian dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan dan percobaan pemerkosaan dalam putusan nomor 35/Pid.B/2023/PN Nga tidak tepat karena tidak dipertimbangkan dan tidak diterapkan Pasal 65 KUHP terkait concursus realis, padahal terjadinya kedua tindak pidana tersebut telah memenuhi unsur-unsur concursus realis, sehingga hukuman yang dijatuhkan oleh majelis hakim masih sangat ringan karena tidak menggunakan sistem pemidanaan yang sesuai dengan aturan concursus realis. Kesimpulan: Pada putusan 35/Pid.B/2023/PN Nga telah terbukti terjadi perbarengan tindak pidana pencurian dengan kekerasan dalam keadaan memberatkan dan tindak pidana percobaan pemerkosaan, hanya saja hukuman yang dijatuhi kepada terdakwa masih sangat ringan karena tidak menggunakan sistem pemidanaan dengan concursus realis, sehingga tidak mencerminkan keadilan kepada korban dan tidak memberikan efek jera kepada pelaku.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Concursus Realis; Pencurian; Perkosaan |
| Subjects: | K Law > K Law (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Hukum > Ilmu Hukum |
| Depositing User: | - Nurhasnah |
| Date Deposited: | 29 Dec 2025 02:01 |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 02:01 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52029 |
