YUSUF, NURUL AINI ZAHRA (2025) ANALISIS KADAR FLAVONOID PADA BEBERAPA VARIETAS BIJI KOPI ARABIKA Coffea arabica L. YANG DIHASILKAN MELALUI METODE NATURAL PROCESS DENGAN MENGGUNAKAN SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS = Analysis of Flavonoid Levels in Several Arabica Coffee Bean (Coffea arabica L.) Varieties Produced Through the Natural Process Method Using UV-Vis Spectrophotometry. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
H041211073-niH5BF9uQP2EyY8g-20250726014046.jpg
Download (391kB) | Preview
H041211073-1-2.pdf
Download (250kB)
H041211073-dp.pdf
Download (192kB)
H041211073-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 July 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
NURUL AINI ZAHRA YUSUF. Analisis Kadar Flavonoid Pada Beberapa Varietas Biji Kopi Arabika Coffea arabica L. yang Dihasilkan Melalui Metode Natural Process Dengan Menggunakan Spektrofotometri UV-VIS, (dibimbing oleh Prof. Dr. Andi Ilham Latunra, M.Si.). Latar Belakang. Indonesia adalah negara yang memiliki potensi sumber daya alam yang melimpah, salah satunya dalam sektor perkebunan, yaitu kebun kopi. Kopi mengandung banyak senyawa fenolik, khususnya flavonoid yang terdapat pada bijinya yang berperan penting dalam menentukan mutu serta cita rasa kopi. Kopi diolah dengan proses pascapanen, dimana proses ini memiliki pengaruh signifikan terhadap karakteristik citarasa, kadar asam, dan kandungan senyawa atau total aktivitas antioksidan dalam biji kopi. Tujuan. menganalisis kadar flavonoid pada beberapa varietas biji kopi Arabika Coffea arabica L. yang dihasilkan melalui metode Natural Process, serta memahami pengaruh perbedaan varietas terhadap kadar flavonoid biji kopi arabika Coffea arabica L. Metode. Tiga varietas biji kopi Arabika yang digunakan pada penelitian ini yaitu tipika, Lini s 795, dan Sigarar utang, yang dianalisis kandungan flavonoidnya secara kualitatif menggunakan reagen Pb asetat 1% dan secara kuantitatif menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis pada panjang gelombang maksimum 426 nm. Hasil. Uji kualitatif menunjukkan bahwa seluruh sampel positif mengandung flavonoid. Adapun Uji kuantitatif menyatakan bahwa varietas tipika memiliki kadar flavonoid tertinggi sebesar 7,5845 mg/g atau 0,7584%, diikuti oleh varietas Lini s 795 sebesar 6,943 mg/g atau 0,6943%, dan varietas sigarar utang dengan kadar flavonoid terendah yaitu 6,6196 mg/g atau 0,6619%. Kesimpulan. Perbedaan kadar flavonoid pada biji kopi dipengaruh oleh faktor genetik varietas meskipun menggunakan perlakuan pascapanen yang sama. Varietas murni seperti tipika, cenderung menghasilkan senyawa flavonoid lebih tinggi, dibanding varietas hasil persilangan seperti Lini s 795 dan Sigarar utang, yang menunjukkan kadar lebih rendah.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kopi Arabika Coffea arabica L., Flavonoid, Natural Process, Spektrofotometri UV-Vis. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 29 Dec 2025 01:59 |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 01:59 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52028 |
