ANALISIS KADAR KUERSETIN DAUN DAN KALUS KOPI ROBUSTA Coffea canephora L. DENGAN TEKNIK HIGH-PERFORMANCE LIQUID CHROMATOGRAPHY (HPLC) = Analysis of Quercetin Content in Leaves and Callus of Robusta Coffee Coffea canephora L. Using High-Performance Liquid Chromatography (HPLC)


NURHALISAH, NURHALISAH (2025) ANALISIS KADAR KUERSETIN DAUN DAN KALUS KOPI ROBUSTA Coffea canephora L. DENGAN TEKNIK HIGH-PERFORMANCE LIQUID CHROMATOGRAPHY (HPLC) = Analysis of Quercetin Content in Leaves and Callus of Robusta Coffee Coffea canephora L. Using High-Performance Liquid Chromatography (HPLC). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
H041211072-9MRlzBGwFe6Aa0DY-20250728214824.jpg

Download (332kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
H041211072-1-2.pdf

Download (232kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
H041211072-dp.pdf

Download (189kB)
[thumbnail of Full teks] Text (Full teks)
H041211072-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 July 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Salah satu produk dari kultur jaringan adalah kalus, yang meskipun sering diasosiasikan dengan stres seluler, berpotensi menghasilkan metabolit sekunder termasuk kuersetin. Namun, studi mengenai kandungan kuersetin, pada kalus kopi robusta masih sangat terbatas. Oleh karena itu, diperlukan penelitian yang membandingkan kandungan kuersetin antara daun dan kalus kopi robusta sebagai langkah awal dalam mengeksplorasi potensi kalus sebagai sumber senyawa bioaktif untuk aplikasi fisiologis dan farmakologis. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan kadar kuersetin antara daun dan kalus kopi robusta Coffea canephora L. serta mengevaluasi efektivitas metode High-Performance Liquid Chromatography (HPLC) dalam analisis senyawa tersebut. Metode. Sampel daun dan kalus diekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol 96%. Analisis kualitatif dan kuantitatif senyawa kuersetin dilakukan menggunakan HPLC dengan standar kuersetin. Identifikasi dilakukan berdasarkan waktu retensi dan luas area kromatogram. Hasil. Hasil analisis menunjukkan bahwa senyawa kuersetin terdeteksi dalam ekstrak daun kopi robusta dengan kadar rata-rata sebesar 35,95 mg/g atau 3,595%, sedangkan dalam kalus kopi robusta senyawa kuersetin tidak terdeteksi. Kesimpulan. Kadar kuersetin pada daun kopi robusta Coffea canephora L. didapatkan sebanyak 35,95 mg/g atau 3,595% dan pada kalus kopi robusta Coffea canephora L. tidak terdeteksi senyawa kuersetin. Metode High Performance Liquid Chromatography (HPLC) efektif dalam mendeteksi senyawa kuersetin pada sampel daun kopi Coffea canephora L. baik secara kualitatif maupun kuantitatif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Coffea canephora L.; daun; kalus; maserasi; kuersetin; HPLC
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 29 Dec 2025 01:57
Last Modified: 29 Dec 2025 01:57
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52027

Actions (login required)

View Item
View Item