SAINUDDIN, SARINA (2025) Isolasi dan Uji Resistensi Bakteri Pengakumulasi Logam Berat Besi (Fe) dari Sungai Tallo Makassar = Isolation and Resistance Test of Heavy Metal Accumulating Bacteria Iron (Fe) from Tallo River Makassar. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H041211097-Cover.jpg
Download (77kB) | Preview
H041211097-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (435kB)
H041211097-dp(FILEminimizer).pdf
Download (304kB)
H041211097-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 1 August 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Perkembangan industri yang pesat menyebabkan pencemaran lingkungan, khususnya air oleh logam berat besi (Fe), yang berdampak negatif pada ekosistem dan kesehatan manusia. Bioremediasi menggunakan bakteri pengakumulasi logam berat menjadi solusi efektif dan berkelanjutan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi bakteri pengakumulasi logam berat besi (Fe) dari sedimen Sungai Tallo Makassar dan menentukan konsentrasi optimal bakteri tersebut sebagai agen bioremediasi. Metode. Penelitian ini meliputi pengambilan sampel sedimen, analisis kualitas sedimen (C, N, C/N, P, K), isolasi dan pemurnian bakteri, karakterisasi morfologi bakteri, uji produksi slime, uji resistensi menggunakan spektrofotometer UV-VIS dan uji akumulasi penurunan kadar besi (Fe) mengunakan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Hasil. Sedimen Sungai Tallo memiliki karbon organik sedang (2,08%), nitrogen rendah (0,13%), rasio C/N seimbang (16), fosfor sedang (10,69 ppm), dan kalium rendah (0,22%). Diperoleh enam isolat bakteri resisten Fe (BST 1B, BST 2A, BST 3B, BST 4A, BST 4B, dan BST 4C). Karakterisasi morfologi koloni menunjukkan adanya variasi bentuk koloni (circular dan rhizoid), warna (putih gading dan putih susu), elevansi (convex dan reised), serta tepi (entire, filamentous, dan undulate). Sementara itu, morfologi sel menunjukkan adanya bentuk basil dan coccus dengan sifat gram positif dan negative. Uji resistensi menunjukkan isolat BST 4B memiliki kemampuan pertumbuhan tertinggi pada konsentrasi Fe 50 ppm. Isolat BST 4B mampu menurunkan kadar Fe dari 50 ppm menjadi 8,23 ppm dengan efisiensi akumulasi 83,56%, didukung oleh produksi EPS (Extracellular Polymeric Substances). Kesimpulan. hasil isolasi bakteri pengakumulasi logam berat besi (Fe) dari sungai tallo Makassar diperoleh sebanyak 6 isolat dengan kode isolat, yaitu BST 1B, BST 2A, BST 3B,BST 4A, BST 4B dan BST 4C. Konsentrasi optimal bakteri dalam akumulasi logam besi (Fe), yaitu konsentrasi 50 ppm yang diperoleh pada isolat bakteri BST 4B sehinga berpotensi tinggi sebagai agen bioremediasi logam berat besi (Fe) di lingkungan perairan.
Kata kunci: Bioremediasi, Besi (Fe), Bakteri, Sungai Tallo, Akumulasi Logam Berat.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bioremediation, Iron (Fe), Bacteria, Tallo River, Heavy Metal Accumulation. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 07:54 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 07:54 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52017 |
