MARKUS, GRELNALDO B (2025) PENGARUH BERBAGAI JENIS SHELTER PADA PEMELIHARAAN MEGALOPA – CRAB10 (C10) TERHADAP TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP RAJUNGAN (Portunus pelagicus) = The Effect of Various Types of Shelters on the Maintenance of Megalopa - Crablet 10 (C10) on the Survival Rate of Crab (Portunus pelagicus). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L031201059-Z5nFLsmzj1o8uCWB-20250820094839.jpeg
Download (67kB) | Preview
L031201059-1-2.pdf
Download (708kB)
L031201059-dp.pdf
Download (124kB)
L031201059-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 June 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK GRELNALDO B. MARKUS, Pengaruh Berbagai Jenis Shelter pada Pemeliharaan Megalopa - Crablet 10 (C10) terhadap Tingkat Kelangsungan Hidup Rajungan (Portunus pelagicus) dibimbing oleh Yushinta Fujaya. Latar Belakang. Rajungan (Portunus pelagicus) merupakan primadona komoditas perikanan dengan nilai ekonomi yang tinggi. Permintaan rajungan bersifat exponensial (meningkat secara cepat seiring waktu), bertolak belakang dengan ketersediaan rajungan yang justru menurun dari waktu ke waktu. Budidaya menjadi ujung tombak dalam memenuhi permintaan pasar rajungan. Hanya saja, dalam pelaksaaan mengalami kendala yaitu suplai benih yang minim diakibatkan tingginya tingkat mortalitas pada benih rajungan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui jenis shelter yang tepat, guna meningkatkan tingkat kelangsungan hidup benih rajungan. Metode. Penelitian ini berlangsung pada bulan September 2024 di Hatchery Rajungan Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Takalar. Hewan uji yang digunakan adalah benih rajungan stadia megalopa dengan padat tebar 1 ind/L. Wadah yang digunakan adalah bak fiber dengan kapasitas 400 L. Penelitian ini memiliki tiga perlakuan yaitu shelter net 4 mm, shelter net 6 mm, dan shelter tali sebagai kontrol dalam penelitian ini. Masing-masing percobaan penelitian ini memiliki tiga kali ulangan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan shelter net 4 mm memiliki tingkat kelangsungan hidup tertinggi yaitu 30,44%, disusul shelter net 6 mm (27.11%), dan shelter tali memiliki tingkat kelangsungan hidup terendah (15,55%) (p<0,01). Kesimpulan. Disimpulkan bahwa jenis shelter sangat berpengaruh terhadap Tingkat kelangsungan hidup benih rajungan. Kata kunci : rajungan; pembenihan; Tingkat kelangsungan hidup; shelter.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata kunci : rajungan; pembenihan; Tingkat kelangsungan hidup; shelter. |
| Subjects: | S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Budidaya Perairan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 29 Dec 2025 01:32 |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 01:32 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52006 |
