SAID, MUH. (2025) Identifikasi dan Prevalensi Parasit Pada Kambing Kacang Capra aegagrus hircus di Pulau Badi Desa Mattiro Deceng Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan = Identification and Prevalence of Parasites in Goats Capra aegagrus hircus on Badi Island Mattiro Deceng Village Pangkajene and Islands Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
H041211033-mHD01hoYQpjKulci-20250714141045.jpg
Download (419kB) | Preview
H041211033-1-2.pdf
Download (446kB)
H041211033-dp.pdf
Download (207kB)
H041211033-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 July 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK Muh. Said. Identifikasi dan Pravelensi Parasit Pada Kambing Kacang Capra aegagrus hircus di Pulau Badi Desa Mattiro Deceng Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (dibimbing oleh Andi Evi Erviani, S.Si, M.Sc) Latar Belakang. Permasalahan dari peternak kambing yang sering mengeluhkan kondisi kambing yang kurang sehat. Penyebab utama yaitu adanya infeksi penyakit dari dalam maupun dari luar tubuh kambing yang disebabkan oleh parasit. Parasit dapat menyebabkan hewan ruminansia menjadi kurus, menurunkan produktifitas ternak bahkan dapat menyebabkan kematian. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis ektoparasit dan jenis endoparasit serta memperoleh nilai prevalensi parasit pada kambing kacang Capra aegagrus hircus yang dilakukan pada Januari – Maret 2025. Metode. Penelitian ini dilakukan pengambilan sampel dengan mengambil 20 ekor kambing kacang yang meliputi sampel ektoparasit dan endoparasit dari feses kambing. Preparasi, pengujian dan identifikasi sampel dilakukan di Laboratorium Zoologi FMIPA Universitas Hasanuddin dan di Laboratorium Parasitologi Balai Besar Veteriner Maros. Pada pemeriksaan jenis ektoparasit, dikoleksi secara langsung dengan menggunakan tangan dengan mengkerok kulit kambing yang mengalami infestasi klinis sedangkan pemeriksaan jenis endoparasit pada feses kambing dilakukan 2 jenis pengujian yaitu metode apung dan metode sedimentasi. Hasil. Pada pemeriksaan ektoparasit menunjukan bahwa dari 20 ekor sampel kambing kacang, terdapat 18 ekor kambing kacang positif terinfestasi ektoparasit dengan nilai prevalensinya yaitu pada kutu Linognathus vituli (55%) dan Bovicola caprae (75%). Pada pemeriksaan endoparasit menggunakan metode apung dan metode sedimentasi semua sampel terinfestasi endoparasit dan ditemukan 8 jenis endoparasit dengan nilai pravelensi yaitu Eimeria sp. (95%), Haemonchus sp. (85%), Strongyloides sp. (70%), Ostertagia sp. (10%), Cooperia sp. (5%), Bunostomum sp. (5%), Trichostrongylus sp. (40%), dan Oesophagustomum sp. (50%). Kesimpulan. Pada pemeriksaan ektoparasit ditemukan 2 jenis ektoparasit dengan nilai pravelensi Linognathus vituli 55% (Infeksi sangat sering) dan Bovicola caprae 75% (Infeksi sedang). Pada pemeriksaan endoparasit ditemukan 8 jenis endoparasit dengan nilai prevalensi yaitu Eimeria sp. 95% (Infeksi Parah), Haemonchus sp. 85% (Infeksi sedang), Strongyloides sp. 70% (Infeksi sedang), Ostertagia sp. 10% (Infeksi sering), Cooperia sp. 5% (Infeksi Kadang), Bunostomum sp. 5% (Infeksi Kadang), Trichostrongylus sp. 40% (Infeksi biasa), sdan Oesophagustomum sp. 50% (Infeksi sangat sering).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Parasit, Pravelensi, Capra aegagrus hircus, Ektoparasit, Endoparasit. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 07:52 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 07:52 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/52003 |
