Komposisi Jenis Megabentos pada Kerapatan Lamun yang Berbeda di Pulau Sanrobengi Desa Boddia Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan = Composition of Megabenthos Types at Different Seagrass Densities on Sanrobengi Island, Boddia Village, Galesong District, Takalar Regency, South Sulawesi


SAFITRI, IRDA (2025) Komposisi Jenis Megabentos pada Kerapatan Lamun yang Berbeda di Pulau Sanrobengi Desa Boddia Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar Sulawesi Selatan = Composition of Megabenthos Types at Different Seagrass Densities on Sanrobengi Island, Boddia Village, Galesong District, Takalar Regency, South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011211027-klZ1AC8DjTSnIH70-20250819154215.jpg

Download (286kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
L011211027-1-2.pdf

Download (591kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L011211027-dp.pdf

Download (313kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
L011211027-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 May 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

IRDA SAFITRI. Komposisi Jenis Megabentos pada Kerapatan Lamun yang Berbeda di Pulau Sanrobengi, Desa Boddia, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (dibimbing oleh Khairul Amri) Latar belakang. Padang lamun sebagai salah satu ekosistem laut dangkal merupakan kawasan yang sangat produktif. Ekosistem ini mampu berfungsi menopang kehidupan dan menjaga tingginya keanekaragaman hayati di dalamnya. SaIah satu.keIompok organisme yang-hidup berasosiasi=dengan-padang Iamun yaitu megabentos. Megabentos adaIah biota bentik yang memiIiki ukuran Iebih dari 1 cm dan umumnya ditemukan pada dasar perairan di ekositem estuaria, padang Iamun atau terumbu karang. Megabentos memiIiki peran penting daIam jaring makanan, pemanfaatan bahan organik, dan juga sebagai pengurai bahan organik di dasar perairan. Tujuan. Mengetahui komposisi jenis megabentos, mengetahui kerapatan lamun, dan mengetahui hubungan komposisi jenis megabentos dengan kerapatan lamun di Pulau Sanrobengi. Metode. Pengambilan data megabentos menggunakan transek garis dan plot 1x1 m, sedangkan data lamun diambil menggunakan plot 50x50 cm. Hasil. Jenis megabentos yang ditemukan berjumlah 15 jenis yaitu Lambis truncata, Murex microphyllus, Murex haustellum, Conus radiatus, Isognomon isognomum, Vepricardium sinense, Trachycardium subrugosum, Cypraea tigris, Cypraea ovum, Kaset literata, Noetia ponderosa, Strombus luhuanus, Strombus alatus, Vasum turbinlus dan Protoreaster nodosus. Sedangkan jenis lamun yang ditemukan ada 2 yaitu Enhalus acoroides dan Cymodocea rotundata. Kerapatan jenis lamun Enhalus acoroides tertinggi pada stasiun 3 dengan nilai 844 tegakan/m2 dan terendah pada stasiun 1 dengan nilai 620 tegakan/m2. Sedangkan kerapatan jenis lamun Cymodocea rotundata tertinggi pada stasiun 2 dengan nilai 1.152 tegakan/m2 dan terendah pada stasiun 1 dengan nilai 64 tegakan/m2. Kesimpulan. Hubungan antara komposisi jenis dengan kerapatan dan tutupan lamun berhubungan kuat dan bersifat positif, artinya semakin besar nilai kerapatan dan tutupan lamun, maka semakin tinggi nilai kepadatan megabentos. Kata kunci: lamun; megabentos; komposisi; ekologi

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: lamun; megabentos; komposisi; ekologi
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 29 Dec 2025 01:03
Last Modified: 29 Dec 2025 01:03
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51996

Actions (login required)

View Item
View Item