Dampak Pembukaan Wilayah Hutan Untuk Pengoperasian Tambang Batubara Terhadap Kondisi Ekologi, Sosial, dan Ekonomi di Desa Tamalea, Kec. Bonehau, Kan. Mamuju, Sulawesi Barat = Impact of Forest Area Clearing for Coal Mining Operations on Ecological, Social, and Economic Conditions in Tamalea Village, Bonehau District, Mamuju Regency, West Sulawesi


ISTIQOMAH, RENY (2025) Dampak Pembukaan Wilayah Hutan Untuk Pengoperasian Tambang Batubara Terhadap Kondisi Ekologi, Sosial, dan Ekonomi di Desa Tamalea, Kec. Bonehau, Kan. Mamuju, Sulawesi Barat = Impact of Forest Area Clearing for Coal Mining Operations on Ecological, Social, and Economic Conditions in Tamalea Village, Bonehau District, Mamuju Regency, West Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
M011211241-4JulGymPnUeof3CR-20250515182156.jpg

Download (59kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
M011211241-1-2.pdf

Download (53kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M011211241-dp.pdf

Download (63kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
M011211241-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 May 2027.

Download (765kB)

Abstract (Abstrak)

Pertambangan di Indonesia masih mendapat stigma negatif di kalangan masyarakat yang menyebabkan banyak dampak negatif. Pengoperasian pertambangan kerap kali menimbulkan dilema antara kebutuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan. PT. Bonehau Prima Coal (BPC) merupakan perusahaan tambang di Desa Tamalea yang beroperasi pada tahun 2021. Dengan munculnya BPC menyebabkan suatu perubahan di Desa Tamalea. penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak pengoperasian tambang batubara terhadap kondisi ekologi, sosial, dan ekonomi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang menggunakan sumber data hasil wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dan observasi langsung serta melihat citra perbandingan sebelum dan sesudah adanya pertambangan. Pengambilan data dilakukan dengan metode snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warga terganggu karena debu jalan yang dihasilkan oleh pertambangan. Rumah mereka kotor dan terkadang sulit bernafas karena debu jalan. Selain itu, ada perubahan pendapatan karena perusahaan tambang membuka banyak lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan ekonomi. Namun, banyak warga beralih profesi karena perusahaan tambang membuka banyak lapangan pekerjaan. Orang-orang yang dulunya petani sekarang beralih ke sektor pertambangan. Hal ini menghasilkan kurangnya aktivitas royongan. Munculnya BPC di Desa Tamalea membawa dampak signifikan, baik positif maupun negatif. Di satu sisi, perusahaan ini menciptakan lapangan kerja dan memberikan bantuan kepada masyarakat, namun di sisi lain, aktivitasnya menyebabkan konflik sosial, pencemaran lingkungan, dan ketidakpuasan warga terkait dampak negatif yang ditimbulkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Desa Tamalea, Dampak Tambang, Konflik Sosial, Tambang Batubara
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 29 Dec 2025 01:06
Last Modified: 29 Dec 2025 01:06
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51994

Actions (login required)

View Item
View Item