BAFADHAL, ST. MASRURAH M. (2025) POTENSI Trichoderma harzianum SEBAGAI BIOFUNGISIDA TERHADAP JAMUR PATOGEN PADA CABAI RAWIT Capsicum frutescens L. = POTENTIAL OF Trichoderma harzianum AS BIOFUNGICIDE AGAINST FUNGAL PATHOGENS OF CAYENNE PEPPER Capsicum frutescens L. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H041211043-Cover.jpg
Download (96kB) | Preview
H041211043-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (353kB)
H041211043-dp(FILEminimizer).pdf
Download (337kB)
H041211043-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 23 July 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Serangan jamur patogen seperti Fusarium sp., Cercospora sp., Colletotrichum sp., Botryodiplodia sp., dan Sclerotium rolsfii Sacc., merupakan salah satu kendala utama dalam budidaya cabai rawit Capsicum frutescens yang berdampak pada penurunan produktivitas tanaman cabai. Penggunaan fungisida sintetis untuk mengatasi masalah ini memiliki dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan, sehingga diperlukan alternatif lain yang lebih ramah lingkungan seperti penggunaan biofungisida. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi Trichoderma harzianum sebagai biofungisida terhadap jamur patogen pada cabai rawit Capsicum frutescens serta mengidentifikasi jenis senyawa dari Trichoderma harzianum yang memiliki aktivitas antijamur. Metode. Penelitian dilakukan melalui isolasi jamur patogen dari daun dan buah cabai rawit bergejala, uji antagonisme secara in vitro menggunakan metode biakan ganda, karakterisasi dan identifikasi jamur patogen, uji aktivitas antijamur ekstrak metabolit sekunder T. harzianum, serta identifikasi senyawa bioaktif menggunakan GCMS. Hasil. T. harzianum memiliki kemampuan dalam menghambat pertumbuhan semua isolat jamur target melalui mekanisme antibiosis, parasitisme, dan kompetisi, dengan persentase daya hambat tertinggi sebesar 81,06% terhadap isolat BC3A. Uji aktivitas antijamur menunjukkan bahwa ekstrak metabolit sekunder T. harzianum memiliki penghambatan pada tingkat sedang hingga kuat tergantung pada jenis patogen. Analisis GC-MS mengidentifikasi adanya 22 senyawa bioaktif yang berperan sebagai antijamur dalam ekstrak T. harzianum dengan pelarut etil asetat. Kesimpulan. Trichoderma harzianum memiliki potensi sebagai biofungisida dengan persentase penghambatan terbesar pada isolat BC3A berdasarkan uji antagonis dan tergolong kuat dalam menghambat jamur isolat DC2B dan DC2AA berdasarkan uji aktivitas antijamur. Adapun senyawa dengan persen area terbesar yang memiliki aktivitas antijamur, yaitu senyawa -Propanol, 2,2-dimethyl-, acetate.
Keyword : Trichoderma harzianum, Jamur Patogen, Biofungisida, Antijamur.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Additional Information: | Trichoderma harzianum, Pathogenic Fungus, Biofungicide, Antifungal. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Biologi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 07:16 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 07:16 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51988 |
