AULIA, YAYA (2025) Penggunaan Tanah Tambang Morowali Sebagai Sumber Inokulum Bakteri untuk Mereduksi Logam Berat Kadmium (Cd) dan Meningkatkan pH pada Air Asam Tambang = Application of Morowali Mine Soil as a Bacterial Inoculum Source for Cadmium (Cd) Heavy Metal Reduction and pH Enhancement in Acid Mine Drainage. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
H041211010-XDTa1okgqFxH7I0O-20250727145021.jpeg
Download (42kB) | Preview
H041211010-1-2.pdf
Download (313kB)
H041211010-dp.pdf
Download (263kB)
H041211010-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 24 December 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Kegiatan pertambangan nikel di Kabupaten Morowali berpotensi mencemari lingkungan, khususnya melalui terbentuknya Air Asam Tambang (AAT) yang mengandung logam berat seperti Kadmium (Cd). Salah satu upaya penanganannya yaitu menggunakan metode bioremediasi dengan memanfaatkan bakteri pereduksi sulfat dari tanah tambang tercemar. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah bakteri pada tanah tambang Morowali, perubahan pH AAT setelah penambahan inokulum, dan pengaruhnya terhadap penurunan konsentrasi logam berat Kadmium (Cd). Metode. Penelitian ini terdiri dari 4 tahap yaitu: pengujian karakterisasi tanah tambang, perhitungan total mikroba dengan metode SPC (Standar Plate Count), pengukuran pH dan pengukuran kadar logam berat dengan menggunakan AAS (Atomic Absorption Specthrofotometry). Hasil. Tanah tambang Morowali efektif digunakan sebagai sumber inokulum bakteri pereduksi sulfat untuk meningkatkan pH dan menurunkan kadar logam berat Cd dalam air asam tambang. Kombinasi tanah tambang dan kompos menjadi perlakuan paling efektif dalam mendukung proses bioreduksi dan biopresipitasi logam berat. Kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa tanah tambang Morowali mengandung bakteri pereduksi sulfat (BPS) yang mampu berkembang di lingkungan asam. Perlakuan PI (AAT + kompos + tanah tambang) menghasilkan jumlah mikroba tertinggi sebesar 1,9 × 10¹⁴ CFU/mL pada hari ke-20, peningkatan pH dari 2,68 menjadi 7,46, serta penurunan kadar logam Cd dari 75,824 mg/L menjadi 19,643 mg/L. Perlakuan dengan penambahan kompos memberikan hasil lebih optimal dibanding tanpa kompos.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | AAT, Bioremediasi, Kadmium, BPS, Tanah Tambang Morowali. |
| Subjects: | Q Science > QD Chemistry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 07:12 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 07:12 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51986 |
