Teknologi Penginderaan Jauh Pesawat Tanpa Awak Untuk Pendugaan Getah Tegakan Pinus merkusii di Kabupaten Sinjai = Remote Sensing Technology Using Unmanned Aerial Vehicles for Resin Estimation of Pinus merkusii Stands in Sinjai Regency


BABAS, ARDHI SETIAWAN (2025) Teknologi Penginderaan Jauh Pesawat Tanpa Awak Untuk Pendugaan Getah Tegakan Pinus merkusii di Kabupaten Sinjai = Remote Sensing Technology Using Unmanned Aerial Vehicles for Resin Estimation of Pinus merkusii Stands in Sinjai Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
M011201132-HcLk5Pj64fwNU2V3-20250511191955.jpg

Download (21kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
M011201132-VbxPl3EvD82XOjHs-20250514152746.pdf

Download (303kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M011201132-dp.pdf

Download (106kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
M011201132-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 May 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) merupakan salah satu sumber daya alam yang melimpah di Indonesia dan memiliki potensi prospek signifikan untuk dikembangkan, salah satunya getah Pinus merkusii. Teknologi penginderaan jauh kini semakin relevan digunakan dalam inventarisasi dan pemantauan pertumbuhan pohon karena mampu menghasilkan data yang cepat, akurat, dan efisien.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tajuk Pinus merkusii untuk membangun model regresi terbaik, mengetahui model regresi terbaik untuk menduga hubungan antara LBDS dan luas tajuk Pinus merkusii melalui penginderaan jauh menggunakan pesawat tanpa awak, serta membandingkan produksi gondorukem Pinus merkusii di lapangan dengan hasil estimasi penginderaan jauh.Metode. Penelitian ini meliputi akuisisi foto udara menggunakan perangkat lunak DJI GS Pro untuk menerbangkan pesawat tanpa awak Mavic DJI Phantom 4 Multispectral guna memperoleh citra udara. Citra kemudian diolah menggunakan perangkat lunak eCognition untuk segmentasi tajuk pohon. Hasil segmentasi digunakan dalam pemodelan hubungan dengan luas bidang dasar (LBDS) menggunakan lima jenis model regresi, yaitu linear, power, eksponensial, polinomial, dan logaritmik. Model terbaik yang diperoleh selanjutnya digunakan untuk mengonversi LBDS menjadi estimasi produksi getah, guna membandingkan hasil estimasi gondorukem berbasis penginderaan jauh dengan data produksi di lapangan. Hasil. Pemetaan tajuk Pinus merkusii memberikan gambaran yang jelas dalam menentukan luas tajuk pohon untuk membangun model regresi terbaik. Luas tajuk berkorelasi moderat dengan LBDS Pinus merkusii, dan model polinomial (y = -0.0001x² + 0.044x + 0.1032) merupakan model penduga terbaik berdasarkan luas tajuk, dengan nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,4664 atau akurasi 48,81%. Estimasi produksi gondorukem Pinus merkusii menggunakan penginderaan jauh menunjukkan hasil yang relatif lebih tinggi dibandingkan pengukuran terestris, dengan nilai relative error kurang dari -6%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pinus merkusii, luas tajuk, eCognition, penginderaan jauh, LBDS, model regresi, gondorukem
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 29 Dec 2025 00:24
Last Modified: 29 Dec 2025 00:24
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51984

Actions (login required)

View Item
View Item