FORMULASI DAN KARAKTERISASI EDIBLE FILM ANTIOKSIDAN BERBASIS GELATIN RUMPUT LAUT Euchema cottoni DAN EKSTRAK DAUN KELOR = FORMULATION AND CHARACTERIZATION OF ANTI-OXIDANT EDIBLE FILM BASED ON Euchema cottoni SEAWEED GELATIN AND MORINGA LEAF EXTRACT


IBRAHIM, FADHILAH ALFIYYAH (2025) FORMULASI DAN KARAKTERISASI EDIBLE FILM ANTIOKSIDAN BERBASIS GELATIN RUMPUT LAUT Euchema cottoni DAN EKSTRAK DAUN KELOR = FORMULATION AND CHARACTERIZATION OF ANTI-OXIDANT EDIBLE FILM BASED ON Euchema cottoni SEAWEED GELATIN AND MORINGA LEAF EXTRACT. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
H031211013-Cover.jpeg

Download (84kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
H031211013-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (259kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
H031211013-dp(FILEminimizer).pdf

Download (189kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
H031211013-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 11 August 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

FADHILAH ALFIYYAH IBRAHIM. Formulasi Dan Karakterisasi Edible Film Antioksidan Berbasis Gelatin Rumput Laut Euchema Cottoni Dan Ekstrak Daun Kelor (dibimbing oleh Nur Umriani Permatasari). Latar Belakang. Edible filmadalah lapisan tipis yang dapat dimakan, terbuat dari bahan alami seperti gelatin dan karagenan, yang digunakan untuk membungkus makanan.Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk memodifikasi edible filmguna meningkatkan karakteristik dan nilai tambahnya, terutama dengan menambahkan ekstrak daun kelor (Moringa oleifera) sebagai sumber antioksidan. Metode. Penelitian dilakukan melalui beberapa tahapan: 1) sintesis gelatin dari rumput laut Euchema cottoni; 2) ekstraksi karagenan dari daun kelor menggunakan pelarut KOH dengan metode RSM; 3) optimasi formulasi edible film; 4) karakterisasi karagenan dan formulasi (kadar air, abu, protein, karbohidrat, FTIR, dan aktivitas antioksidan); 5) sintesis edible filmdengan variasi penambahan karagenan kelor (0%, 3%, dan 5%); 6) karakterisasi edible film(uji antioksidan, antibakteri, kuat tarik, elongasi, ketebalan, daya serap air, FTIR, SEM-EDS, XRD, PSA, TGA). Hasil. Karagenan kelor memiliki rendemen 30,04%, sedangkan formulasi edible filmmencapai 12,51%. Kadar air dan abu karagenan kelor masing-masing adalah 5,92% dan 15,44%, dengan kadar protein 4,43% dan karbohidrat 2,02%. Persentase inhibisi mencapai 1320,43%. Karakterisasi menunjukkan adanya gugus fungsi penting. Uji pH dan viskositas masing-masing menunjukkan nilai 7,25 dan 16,3 mPas. Formulasi edible filmmemiliki kadar air 7,49% dan kadar abu 15,05%, dengan kadar protein 6,35% dan karbohidrat 3,05%, serta persentase inhibisi 1434,93%. Edible filmyang dihasilkan memiliki kuat tarik 0,3093 MPa, elongasi 64,37%, ketebalan 0,29 mm, dan daya serap air 55,18%. Kesimpulan. Edible filmdengan karakteristik terbaik diperoleh dari formulasi tanpa penambahan karagenan kelor, menunjukkan nilai kuat tarik 0,3093 MPa, elongasi 64,37%, ketebalan 0,29 mm, dan daya serap air 55,18%.

Kata kunci: antioksidan; edible film; gelatin; karagenan kelor; uji karakteristik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: antioxidant; edible film; gelatin; moringa carrageenan; characteristic testing.
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 23 Dec 2025 04:51
Last Modified: 23 Dec 2025 04:51
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51957

Actions (login required)

View Item
View Item