Karakterisasi dan Studi In Vitro Enzim L-Metioninase dari Bakteri Simbion Alga Merah (Eucheuma spinosum) sebagai Bahan Antioksidan dan Antikanker = Characterization and In Vitro Study of the L-Methioninase Enzyme from the Symbiont Bacteria of Red Algae (Eucheuma spinosum) as an Antioxidant Material and Anticancer


SALSABILA, NADIA (2025) Karakterisasi dan Studi In Vitro Enzim L-Metioninase dari Bakteri Simbion Alga Merah (Eucheuma spinosum) sebagai Bahan Antioksidan dan Antikanker = Characterization and In Vitro Study of the L-Methioninase Enzyme from the Symbiont Bacteria of Red Algae (Eucheuma spinosum) as an Antioxidant Material and Anticancer. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
H031181027-0gl3SkK9xNBYqLVQ-20250519133725.jpg

Download (75kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
H031181027-1-2.pdf

Download (217kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
H031181027-DP.pdf

Download (200kB)
[thumbnail of Full teks] Text (Full teks)
H031181027-FULLL.pdf
Restricted to Repository staff only until 14 May 2027.

Download (602kB)

Abstract (Abstrak)

Sebagian besar penyakit diawali oleh adanya reaksi oksidasi yang berlebihan di dalam tubuh salah satunya penyakit kanker. Perlu untuk menemukan molekul bioaktif baru untuk solusi pengobatan. Isolasi enzim L-metioninase dari bakteri simbion alga merah (Eucheuma spinosum) berpotensi sebagai sumber baru enzim ini. Tujuan. Menguji enzim L-metioninase dari bakteri simbion alga merah (Eucheuma spinosum) sebagai antioksidan dan antikanker serta mengidentifikasi bakteri simbion yang mampu menghasilkan enzim L-metioninase. Metode. Isolasi enzim dilakukan dengan menumbuhkan bakteri penghasil enzim L-metioninase lalu mengidentifikasi spesies bakteri melalui pewarnaan gram dan uji biokimia serta memurnikan enzim dengan cara fraksinasi amonium sulfat dan dialisis. Setelah itu, menentukan potensi aktivitas antioksidan dengan metode DPPH dan aktivitas antikanker dengan uji toksisitas BSLT. Hasil. Enzim L-metioninase hasil pemurnian, yaitu dialisat 40-60% memliki aktifitas spesifik tertinggi sebesar 1,0701 U/mg dan optimum pada pH 8 suhu 37℃ dan stabil selama 30 menit waktu inkubasi. Uji aktivitas antioksidan dengan metode DPPH, diperoleh nilai IC50 F1, F2, F3 dan ekstrak kasar masing-masing memiliki aktivitas antioksidan secara berurutan yaitu 4739,64 ppm, 5777,09 ppm, 5337,79 ppm dan 1815,07 ppm. Uji toksisitas dengan metode BSLT menunjukkan ekstrak kasar memiliki toksisitas yang paling tinggi dengan nilai LC50 218,00 ppm, diikuti oleh fraksi enzim F2, F1 dan F3 secara berurutan yaitu 244,05 ppm 464,16 ppm dan 636,75 ppm. Kesimpulan. Enzim L-metioninase dari bakteri simbion alga merah (Eucheuma spinosum) memiliki aktivitas antioksidan lemah namun bersifat toksik terhadap larva udang Artemia salina L.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: bakteri simbion; BSLT; dialisis; DPPH; Eucheuma spinosum
Subjects: Q Science > QD Chemistry
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 23 Dec 2025 04:49
Last Modified: 23 Dec 2025 04:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51956

Actions (login required)

View Item
View Item