Analisis Kerapatan Vegetasi dan Keterkaitannya Terhadap Perubahan Tutupan Lahan di DAS Walanae = Analysis of Vegetation Density and Its Relation to Land Cover Changes in the Walanae Watershed


YACOB, ALDINA DWIYUNIARTI (2025) Analisis Kerapatan Vegetasi dan Keterkaitannya Terhadap Perubahan Tutupan Lahan di DAS Walanae = Analysis of Vegetation Density and Its Relation to Land Cover Changes in the Walanae Watershed. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
M011211158-mNoVZetOExYqld1k-20250509194542.jpg

Download (29kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
M011211158-1-2.pdf

Download (518kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M011211158-dp.pdf

Download (143kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
M011211158-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 May 2027.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

Kerapatan vegetasi sangat berpengaruh terhadap segala aspek kehidupan, salah satunya pada perubahan penutupan lahan hutan. Vegetasi hutan di dalam DAS memiliki peran penting dalam memastikan tata air, kualitas, kuantitas, dan kontinuitas air di DAS. Tingginya kerapatan vegetasi mendukung ekosistem lahan yang sehat dan berkelanjutan. Sebaliknya, kerapatan yang rendah dapat menyebabkan masalah seperti degradasi, deforestasi, dan dampak negatif lainnya yang berpengaruh pada perubahan tutupan lahan. Penelitian ini menganalisis tingkat kerapatan vegetasi dan keterkaitannya dengan perubahan tutupan lahan di DAS Walanae, Sulawesi Selatan, pada tahun 2014, 2019, dan 2024. DAS Walanae termasuk kategori DAS kritis berrdasarkan SK Menhut No. 328/Menhut-II/2009 dan bagian hilirnya adalah Danau Tempe yang berstatus tercemar berat (Perpres No. 60 tahun 2021), mengalami permasalahan terkait degradasi lahan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan kerapatan vegetasi dan tutupan lahan di DAS Walanae pada tahun 2014, 2019 dan 2024 dan menganalisis pengaruh kerapatan vegetasi terhadap tutupan lahan di DAS Walanae. Penelitian ini menggunakan data citra satelit Landsat 8-9 OLI/TIRS tahun 2014, 2019, dan 2024 untuk menganalisis kerapatan vegetasi dengan metode NDVI dan diolah menggunakan metode digitasi on screen pada software Arc. Map 10.8. Korelasi nilai spektral antara NDVI dan tutupan lahan dilakukan dengan metode analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam rentang sepuluh tahun, tutupan lahan sawah mengalami penurunan luas yang signifikan sebesar 9.505,43 ha, sementara luas pertanian lahan kering meningkat sebesar 8.451,77 ha. Kelas kerapatan vegetasi tinggi dan sedang mendominasi area DAS Walanae dan meningkat dari tahun sebelumnnya, meskipun terjadi penurunan pada kategori kerapatan vegetasi sangat rendah. Analisis regresi menunjukkan nilai R² sebesar 0,7033, yang menandakan adanya hubungan positif yang signifikan antara kerapatan vegetasi dan tutupan lahan. Penelitian ini menekankan untuk dapat mengembangkan strategi yang lebih efektif untuk menangani masalah ahli fungsi lahan, mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan dan meningkatkan ketahanan ekosistem.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kerapatan Vegetasi, Tutupan Lahan, NDVI, Penginderaan Jauh, DAS Walanae.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 23 Dec 2025 07:47
Last Modified: 23 Dec 2025 07:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51949

Actions (login required)

View Item
View Item