Analisis Morfometrik Lebah Apis cerana pada Ketinggian Tempat yang Berbeda di Sulawesi Selatan = Morfmetri Morphometric Analysis of Apis cerana Bees at Different Altitudes in South Sulawesi


ALDI, ALDI (2025) Analisis Morfometrik Lebah Apis cerana pada Ketinggian Tempat yang Berbeda di Sulawesi Selatan = Morfmetri Morphometric Analysis of Apis cerana Bees at Different Altitudes in South Sulawesi. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
M011211217-0IA1CHxkDPw4J53p-20250508224231.png

Download (121kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
M011211217-1-2.pdf

Download (343kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M011211217-dp.pdf

Download (59kB)
[thumbnail of Full text] Text (Full text)
M011211217-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 May 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Lebah A. cerana merupakan spesies lebah madu yang masih banyak hidup di Indonesia dan mulai menyebar di beberapa daerah. Lebah A. cerana memiliki kemampuan adaptasi yang baik di iklim tropis dan memainkan peran penting dalam penyangga ekosistem sebagai polinator. Morfometerik lebah A. cerana belum banyak diteliti sebagai bentuk adaptasinya pada ketinggian berbeda. Untuk mengetahui perbedaan morfometrik lebah A. cerana pada ketinggin yang berbeda di Sulawesi Selatan. Penelitian ini dilaksanakan di tiga lokasi dengan ketinggian berbeda yaitu, Dataran Rendah (Kota Makassar), Dataran Sedang (Kabupaten Soppeng), dan Dataran Tinggi (Kabupaten Enrekang), pada bulan Agustus 2024 hingga Januari 2025. Pengambilan sampel menggunakan metode purposive sampling di tiga lokasi dengan ketiggian yang berbeda. Analisis data menggunakan One-Way ANOVA dengan SPSS 6.0 dan Principal Component Analysis (PCA) dengan XLSTAT. Penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan morfometrik lebah A. cerana pada ketinggian yang berbeda. Lebah di dataran tinggi cenderung memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan lebah di dataran rendah. Analisis PCA mengidentifikasi panjang sayap depan tegula (PST), panjang tubuh (PT), dan panjang basitarsus belakang (PBB) sebagai karakter morfometrik yang paling signifikan. Semakin tinggi suatu lokasi maka semakin besar ukuran morfometrik bagian tubuh lebah A. cerana. Ketinggian tempat berpengaruh terhadap morfometrik lebah A. cerana di Sulawesi Selatan. Perbedaan ini terkait dengan adaptasi lebah terhadap kondisi lingkungan pada setiap ketinggian.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Adaptasi; Apis cerana; Habitat; Morfometrik; Ketinggian tempat
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 23 Dec 2025 02:05
Last Modified: 23 Dec 2025 02:05
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51943

Actions (login required)

View Item
View Item