Pengaruh Diameter Batang Terhadap Luas Infeksi Pohon Gaharu (Gyrinops sp.) di Desa Parigi, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa= Effect of Trunk Diameter on the Infection Area of Agarwood Trees (Gyrinops sp.) in Parigi Village, Tinggimoncong District, Gowa Regency


TAKWIN, AHMAD FAUZAN (2025) Pengaruh Diameter Batang Terhadap Luas Infeksi Pohon Gaharu (Gyrinops sp.) di Desa Parigi, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa= Effect of Trunk Diameter on the Infection Area of Agarwood Trees (Gyrinops sp.) in Parigi Village, Tinggimoncong District, Gowa Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
M011211030-sjhyQ5xLwJNIMd6q-20250508113413.jpg

Download (229kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
M011211030-1-2.pdf

Download (621kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
M011211030-dp.pdf

Download (176kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
M011211030-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 May 2027.

Download (10MB)

Abstract (Abstrak)

Gaharu merupakan salah satu hasil hutan bukan kayu yang bernilai tinggi karena mengandung resin wangi yang dihasilkan oleh tanaman sebagai respon terhadap infeksi patogen. Inokulasi adalah salah satu teknik yang digunakan untuk merangsang pembentukan gaharu pada pohon. Proses ini melibatkan pengenalan mikroorganisme tertentu ke dalam jaringan pohon untuk memicu respons fisiologis yang menghasilkan resin. Penelitian ini dilakukan di Desa Parigi, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh diameter batang terhadap perbedaan karakteristik warna, luas jaringan terinfeksi, dan persentase keberhasilan infeksi pohon gaharu (Gyrinops sp.). Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas 5 perlakuan dan 3 kali ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA), dan hasil analisis varians yang menunjukkan beda nyata, dilakukan uji lanjut dengan uji Tukey atau uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa diameter batang berpengaruh signifikan terhadap persentase keberhasilan infeksi, luas jaringan terinfeksi, dan perubahan warna jaringan. Perlakuan dengan diameter batang 18,15 cm (D5) menghasilkan persentase keberhasilan infeksi tertinggi sebesar 93% dan luas infeksi rata-rata sebesar 63,19 cm², berwarna cokelat mencolok. Sebaliknya, perlakuan dengan diameter 10,19 cm (D1) menunjukkan persentase keberhasilan terendah sebesar 79% dan luas infeksi terkecil sebesar 16,99 cm². Hasil ini menunjukkan bahwa diameter batang yang lebih besar meningkatkan efektivitas inokulasi dan kualitas resin yang dihasilkan. Pengaruh perlakuan variasi diameter batang pohon gaharu (Gyrinops sp.) antara 10 cm hingga 18 cm menghasilkan luas infeksi yang bervariasi, dengan rata-rata persentase keberhasilan infeksi sebesar 87%. Luas infeksi terbaik terdapat pada perlakuan diameter pohon 18,15 cm (D5), yang menghasilkan rata-rata luas infeksi sebesar 63,19 cm² dan berwarna cokelat mencolok. Untuk inokulasi pohon gaharu disarankan menggunakan inokulan sebanyak 1 ml per lubang

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Gaharu, Inokulasi, Diameter, Persentase Keberhasilan, Luas Infeksi.
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 23 Dec 2025 01:57
Last Modified: 23 Dec 2025 02:03
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51939

Actions (login required)

View Item
View Item