TASRIF, ALDI TRI SETIAWAN (2025) Seludang Pelepah dan Serat Batang Cocos nucifera L. Sebagai Bahan Dispersi: Evaluasi Komprehensif Untuk Meningkatkan Sifat Mekanik Komposit Polimer Untuk Optimalisasi Aplikasi Berkelanjutan = Leaf Sheath and Trunk Fiber of Cocos nucifera L. As Dispersed Materials: A Comprehensive Evaluation To Enhance The Mechanical Properties Of Polymer Composite For Sustainable Application Optimisation. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
H021211002-Cover.jpg
Download (98kB) | Preview
H021211002-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (386kB)
H021211002-dp(FILEminimizer).pdf
Download (231kB)
H021211002-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 11 July 2027.
Download (12MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Selama dua dekade terakhir, material komposit telah dikenal sebagai bahan yang unggul untuk berbagai aplikasi industri. Para peneliti terus meningkatkan kekuatan mekaniknya, terutama pada komposit yang diperkuat serat alami, karena keunggulannya yang ringan, ramah lingkungan, dapat didaur ulang, dan membutuhkan energi produksi yang rendah – sebuah alternatif yang potensial untuk menggantikan serat sintetis yang masih mendominasi proses manufaktur. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan material baru dari serat Cocos nucifera L. dan mengevaluasi kinerja mekanik dan karakterisasi struktural-kimia. Metode. Percobaan dilakukan untuk membandingkan komposit dengan fraksi volume 45% dan 30% serat monolitik seludang pelepah dan 30% komposit hibrida, yang menggabungkan 25% seludang pelepah dan 5% serat batang. Pengujian difokuskan pada kekuatan tarik, kekuatan lentur, dan penyerapan air. Kemudian, karakterisasi SEM, FTIR, dan XRD dilakukan untuk mempelajari hubungannya dengan kegagalan material. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fraksi volume 30% serat seludang pelepah monolitik menunjukkan kekuatan tarik, lentur, dan penyerapan air yang unggul, dengan nilai masing-masing 17,85 Mpa; 4,93 Mpa; dan 6,11%. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa kegagalan material disebabkan oleh ukuran dan jumlah rongga komposit serta adanya gugus fungsi yang mengindikasikan adanya pengotor, seperti lignin. Hal ini didukung oleh indeks amorf yang tercatat sebesar 86,28% pada fraksi volume 30%. Kesimpulan. Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komposit berbasis serat Cocos nucifera L. dapat digunakan dalam aplikasi semi struktural dan kinerjanya dapat ditingkatkan melalui perlakuan alkali yang dioptimalkan.
Keyword : Serat Cocos nucifera L.; serat alami; komposit polimer hibrida; sifat mekanik; aplikasi berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cocos nucifera L. Fiber, Natural Fiber, Hybril Polymer Composites, Mechanical Properties, Sustainable Application. |
| Subjects: | Q Science > QC Physics |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Fisika |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 22 Dec 2025 07:03 |
| Last Modified: | 22 Dec 2025 07:03 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51911 |
