ARISMA, NONI (2025) Efektifitas Terapi Akupresur Pada Titik (Quchi Li-11) Terhadap Pruritus Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis Di Rsup . Dr.Tadjuddin Chalid Makassar = The Effectiveness of Acupressure Therapy at the Quchi (LI-11) Point on Pruritus in Chronic Kidney Disease Patients Undergoing Hemodialysis at Rsup . Dr.Tadjuddin Chalid Makassar. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
R012231017-iljhvzVECnaPXJRN-20250506220043.jpg
Download (19kB) | Preview
R012231017-1-2.pdf
Download (169kB)
R012231017-dp.pdf
Download (44kB)
R012231017-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 April 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK NONI ARISMA. Efektivitas Terapi Akupresur Pada Titik ( Quchi Li-11) Terhadap Pruritus Pada Pasien Gagal Ginjal Kronik Yang Menjalani Hemodialisis ( dibimbing Oleh Rosyidah Arafat dan Syahrul ). Latar BelakangBelakang : Penyakit Ginjal Kronis (CKD) adalah salah satu masalah kesehatan global dengan prevalensi yang meningkat . Pasien hemodialisis (HD) sering mengalami pruritus uremik yang signifikan , mempengaruhi kualitas hidup mereka . Akupresur di titik Quchi LI-11 telah dilaporkan efektif dalam mengurangi intensitas pruritus. Tujuan Penelitian :Penelitian ini bertujuan untuk evaluasi efektivitas terapi akupresur pada titik Quchi LI-11 terhadap pruritus pada pasien gagal ginjal kronik yang menjalani HD di RSUP Dr.Tadjuddin Chalid Makassar. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental dengan pendekatan kelompok kontrol pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 56 pasien HD yang dipilih secara acak dan dibagi menjadi doa kelompok : intervensi ( akupresur ) dan kontrol ( tanpa intervensi ). Terapi akupresur Dilakukan selama enam minggu dengan frekuensi sekali per minggu . Intensitas pruritus diukur menggunakan Skala NRS ( Numerik Rating Scale ) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil Penelitian : Hasil menunjukkan adanya penurunan signifikan skor pruritus dari 4,54 ± 1,29 pada minggu kedua menjadi 3,82 ± 1,36 (p < 0,001), penurunan tertinggi pada minggu keenam mencapai 1,61 ± 1,18 (p < 0,001). Temuan ini mengindikasikan bahwa akupresur efektif secara signifikan dalam menurunkan intensitas pruritus uremik pada pasien hemodialisis. Kesimpulan: Terapi akupresur pada titik Quchi LI-11 merupakan terapi alternatif yang aman dan efektif dalam manajemen pruritus pada pasien penyakit ginjal kronis yang menjalani hemodialisis, dengan keunggulan minim efek samping dan kemudahan pelaksanaan, serta dapat mengurangi ketergantungan pada terapi farmakologi
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penyakit Ginjal Kronik, Hemodialisis , Pruritus Uremik , Akupresur , Quchi LI-11. |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 22 Dec 2025 02:54 |
| Last Modified: | 22 Dec 2025 02:54 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51893 |
