Sintesis dan Karakterisasi Komposit Biochar Magnetit Kulit Buah Kakao Sebagai Adsorben Ion Logam Cd²⁺ dan Cr³⁺ Pada Limbah Cair Laboratorium Kimia = Synthesis and Characterization of Cocoa Pod Husk-Based Biochar-Magnetite Composite As An Adsorben For Cd²⁺ and Cr³⁺ Ions In Chemical Laboratory Wastewater


KAROMA, MEITY JOLANDA (2025) Sintesis dan Karakterisasi Komposit Biochar Magnetit Kulit Buah Kakao Sebagai Adsorben Ion Logam Cd²⁺ dan Cr³⁺ Pada Limbah Cair Laboratorium Kimia = Synthesis and Characterization of Cocoa Pod Husk-Based Biochar-Magnetite Composite As An Adsorben For Cd²⁺ and Cr³⁺ Ions In Chemical Laboratory Wastewater. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
H012202001-Cover.png

Download (339kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
H012202001-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (601kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
H012202001-dp(FILEminimizer).pdf

Download (141kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
H012202001-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 18 July 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Pertumbuhan sektor industri dan aktivitas laboratorium kimia di Indonesia berkontribusi terhadap peningkatan limbah cair yang mengandung logam berat berbahaya seperti Cd²⁺ dan Cr³⁺. Limbah ini bersifat toksik, non-biodegradabel, serta berpotensi mencemari lingkungan dan membahayakan kesehatan manusia. Upaya pengolahan limbah cair melalui metode adsorpsi menggunakan biochar berbasis limbah biomassa menjadi alternatif yang menjanjikan. Namun, keterbatasan biochar konvensional dalam proses pemisahan mendorong pengembangan komposit biochar-magnetit (KBM) yang bersifat magnetik dan memiliki afinitas tinggi terhadap logam berat. Tujuan utama penelitian adalah untuk menyintesis dan mengkarakterisasi komposit biochar-magnetit (KBM) berbasis kulit buah kakao (Theobroma cacao L.), serta mengevaluasi efektivitasnya sebagai adsorben untuk menghilangkan ion Cd²⁺ dan Cr³⁺ dari limbah cair laboratorium kimia. Metode sintesis KBM melalui metode pirolisis dan kopresipitasi, kemudian dikarakterisasi menggunakan XRD, FTIR, SEM-EDX, SAA, dan VSM. Hasil karakterisasi menunjukkan bahwa KBM memiliki struktur kristalin, gugus fungsi aktif (Fe–O, C–O, COO⁻, –OH), bersifat mesopori dengan luas permukaan 12,33 m²/g dan diameter pori rata-rata 20,62 nm, serta sifat ferimagnetik dengan magnetisasi jenuh (Ms) sebesar 14,50 emu/g. Adsorpsi ion Cd²⁺ dan Cr³⁺ berlangsung optimal pada pH 5 dan 45 menit, serta pH 4 dan 105 menit. Kinetika adsorpsi mengikuti model orde dua semu, dan isoterm Langmuir dengan kapasitas maksimum masing-masing 22,703 mg/g (Cd²⁺) dan 66,6981 mg/g (Cr³⁺). Efisiensi adsorpsi aktual mencapai 88,34% untuk Cd²⁺ dan 96,24% untuk Cr³⁺. Uji desorpsi menunjukkan KBM dapat diregenerasi, dengan HNO₃ 0,1 M sebagai agen pendesorpsi paling efektif (efisiensi >91%). Hasil ini menunjukkan bahwa KBM merupakan adsorben regeneratif yang potensial dan berkelanjutan untuk pengolahan limbah cair yang mengandung logam berat.

Keyword : Komposit Biochar Magnetit, Kulit Kakao, Cd²⁺, Cr³⁺, Adsorpsi, Limbah Cair Laboratorium Kimia

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Biochar Magnetit Composite, Cocoa Husk, Cd²⁺, Cr³⁺, Adsorption, Chemical Laboratory Wastewater.
Subjects: Q Science > QA Mathematics
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Kimia
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 22 Dec 2025 02:46
Last Modified: 22 Dec 2025 02:46
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51886

Actions (login required)

View Item
View Item