Pengaruh Pemberian Minuman Kelor Jahe Terhadap Tekanan Darah dan Fungsi Kognitif pada Penderita Hipertensi Usia Produktif Di Kabupaten Bone = The Effect of Moringa-Ginger Beverage on Blood Pressure and Cognitive Function in Hypertensive Individuals of Productive Age in Bone Regency


NISA, ROUZATUN (2025) Pengaruh Pemberian Minuman Kelor Jahe Terhadap Tekanan Darah dan Fungsi Kognitif pada Penderita Hipertensi Usia Produktif Di Kabupaten Bone = The Effect of Moringa-Ginger Beverage on Blood Pressure and Cognitive Function in Hypertensive Individuals of Productive Age in Bone Regency. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
K042231027-psNVx8BP3gRQf1T4-20250515212539.jpeg

Download (76kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
K042231027-1-2.pdf

Download (751kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
K042231027-dp.pdf

Download (329kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
K042231027-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 9 May 2027.

Download (4MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Hipertensi usia produktif merupakan salah satu faktor risiko utama kematian global, hipertensi yang tidak terkontrol dapat mengakibatkan stroke, penurunan kognitif dan dimensia. Rendahnya kepatuhan mengkonsumsi obat antihipertensi akan meningkatkan resiko terjadinya komplikasi akibat hipertensi sebesar 59,8%. Pemanfaatan tanaman herbal salah satu alternatif pengobatan hipertensi secara alami berupa minuman fungsional kelor jahe. Tujuan. penelitian untuk mengetahui pengaruh pemberian minuman kelor jahe terhadap tekanan darah dan fungsi kognitif pada penderita hipertensi usia produktif di Kabupaten Bone. Metode. penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan rancangan two-group pre-posttest. Sampelnya adalah usia produktif berusia 15-54 tahun dengan tekanan darah sistolik ≥130 mmHg atau diastolik ≥85 mmHg. Sampel dibagi menjadi kelompok intervensi (n=30) menerima minuman kelor jahe (5 gram/sachet, 2x/hari) selama 30 hari dan kelompok kontrol (n=30) tidak menerima minuman kelor jahe. Tekanan darah diukur sebanyak 4x menggunakan tensimeter digital, dan fungsi kognitif diukur sebanyak 2x menggunakan kuesioner MMSE. Hasil. Karakteristik usia produktif sebagian besar memiliki pola konsumsi tinggi natrium (88,3%) dan status gizi lebih (66,7%).Tekanan darah sistolik pada kelompok intervensi menurun (161,9±18,6 menjadi (146,1±17,9, p=0,00) dan kelompok kontrol menurun (149,7±12,3 menjadi 147,2±9,8, p=0,03), perbedaan penurunan lebih besar pada kelompok intervensi (-15,8±13,3 vs -2,5±6,2). Tekanan darah diastolik pada kelompok intervensi menurun (95,7±9,9 menjadi 85,3±6,7, p=0,000) dan kelompok kontrol menurun (90,5±5,2 menjadi 89,1±3,7, p=0,16), perbedaan penurunan lebih besar pada kelompok intervensi (-10,3±9,8 vs -1,3±5,1). Skor fungsi kognitif pada kelompok intervensi meningkat (26,3±2,7 menjadi 27,3±2,1, p=0,001) dan kelompok kontrol meningkat (26,6±2,2 menjadi 26,8±1,7, p=0,65), perbedaan peningkatan lebih besar pada kelompok intervensi (1,00±1,3 vs 0,1±1,2). Kesimpulan. ada pengaruh pemberian minuman kelor jahe terhadap penurunan tekanan darah dan peningkatan skor fungsi kognitif pada penderita hipertensi usia produktif.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Minuman Kelor jahe, Hipertensi, Fungsi Kognitif, Usia produktif
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 19 Dec 2025 06:50
Last Modified: 19 Dec 2025 06:50
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51849

Actions (login required)

View Item
View Item