PENGARUH EDUKASI GIZI TERHADAP PERILAKU SCREEN TIME PADA REMAJA OVERWEIGHT DI SMPN 1 DAN SMPN 3 MAKASSAR = PENGARUH EDUKASI GIZI TERHADAP PERILAKU SCREEN TIME PADA REMAJA OVERWEIGHT DI SMPN 1 DAN SMPN 3 MAKASSAR


NURAIS, UMMI KALSUM (2025) PENGARUH EDUKASI GIZI TERHADAP PERILAKU SCREEN TIME PADA REMAJA OVERWEIGHT DI SMPN 1 DAN SMPN 3 MAKASSAR = PENGARUH EDUKASI GIZI TERHADAP PERILAKU SCREEN TIME PADA REMAJA OVERWEIGHT DI SMPN 1 DAN SMPN 3 MAKASSAR. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
K042231013-KQBjurtkfAq41noC-20250506143617.jpg

Download (369kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
K042231013-1-2.pdf

Download (167kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
K042231013-dp.pdf

Download (59kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
K042231013-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 March 2027.

Download (831kB)

Abstract (Abstrak)

Ummi Kalsum Nurais. PENGARUH EDUKASI GIZI TERHADAP PERILAKU SCREEN TIME PADA REMAJA OVERWEIGHT DI SMPN 1 DAN SMPN 3 MAKASSAR. (dibimbing oleh Rahayu Indriasari dan Nurhaedar Jafar) Latar belakang. Obesitas remaja semakin meningkat secara global, dipengaruhi oleh perilaku sedentari seperti screen time berlebihan. Edukasi gizi melalui media sosial, khususnya TikTok, berpotensi menjadi metode efektif menyampaikan informasi tentang pola hidup sehat dan pengelolaan screen time. Tujuan. Penelitian ini bertujuan menilai pengaruh edukasi gizi terhadap perilaku screen time remaja SMP di Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan desain Quasi Eksperimen. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 46 individu dengan berat badan berlebih (23 peserta intervensi dan 23 peserta kontrol). Pengambilan sampel menggunakan random sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah aplikasi TikTok, kuesioner, dan alat antropometri. Dua jenis uji yang digunakan adalah Wilcoxon dan Mann-Whitney (P< 0,05). Hasil. Hasil penelitian menunjukkan tidak terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan pada kelompok intervensi p=0,190, sementara kelompok kontrol mengalami peningkatan pengetahuan yang signifikan p=0,027. Sikap remaja tidak mengalami perubahan yang signifikan baik pada kelompok intervensi maupun kontrol p=0,790, p=0,131. Self-efficacy mengalami peningkatan signifikan pada kelompok intervensi p=0,034, sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan p=0,653. Durasi screen time mengalami penurunan yang signifikan pada kelompok intervensi p=0,006 dan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan yang signifikan p=0,112. Selain itu, terdapat perbedaan yang signifikan dalam peningkatan pengetahuan antara kelompok intervensi dan kontrol setelah edukasi gizi p=0,001. Namun, tidak ditemukan perbedaan yang signifikan dalam sikap p=0,559, self-efficacy p=0,065, maupun durasi screen time p=0,072, antara kedua kelompok. Kesimpulan. Edukasi gizi menggunakan video TikTok berkontribusi terhadap peningkatan self-efficacy dan penurunan durasi screen time, meskipun efektivitasnya dalam meningkatkan pengetahuan masih lebih rendah dibandingkan dengan metode infografis. Oleh karena itu, pendekatan edukasi berbasis media sosial perlu terus dikembangkan dengan strategi yang lebih efektif untuk mencapai hasil yang lebih optimal.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Remaja, Overweight, Screen Time, Edukasi Gizi, TikTok
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 19 Dec 2025 06:47
Last Modified: 19 Dec 2025 06:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51847

Actions (login required)

View Item
View Item