HARMAWATI, HARMAWATI (2025) OPTIMALISASI PERTUMBUHAN TANAMAN Eucalyptus pellita F.Muell MENGGUNAKAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA DAN KOMPOS KULIT KOPI PADA MEDIA SUB SOIL = OPTIMIZATION OF Eucalyptus pellita F. Muell GROWTH USING ARBUSCULAR MYCORRHIZA FUNGI AND COFFEE HUSK COMPOST ON SUBSOIL MEDIA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
M012211011-IfR7Q5bgGWmxnOS8-20250813164126.jpg
Download (464kB) | Preview
M012211011-1-2.pdf
Download (2MB)
M012211011-dp.pdf
Download (907kB)
M012211011-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 December 2027.
Download (9MB)
Abstract (Abstrak)
HARMAWATI. Optimalisasi Pertumbuhan Tanaman Eucalyptus pellita F.Muell Menggunakan Fungi Mikoriza Arbuskula dan Kompos Kulit Kopi pada Media Sub Soil (dibimbing oleh Syamsuddin Millang, Samuel Arung Paembonan dan Retno Prayudyaningsih). Latar Belakang. Pemanfaatan pupuk organik/kompos dan mikoriza dalam mendukung kemampuan hidup semai Eukaliptus pada media tanah subsoil adalah strategi yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup tanaman. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh aplikasi fungi mikoriza arbuskula dan berbagai dosis kompos kulit kopi pada pertumbuhan bibit Eucaliptus pellita F.Muell. Metode. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan pola faktorial 3 x 4. Masing-masing kombinasi perlakuan diulang sebanyak 20 kali dan setiap ulangan, sehingga diperoleh 240 tanaman. Hasil. Pemberian kombinasi kompos dan mikoriza pada media tumbuh terbukti dapat meningkatkan tinggi tanaman E. pellita dibandingkan dengan perlakuan kontrol. Penggunaan media tanah subsoil : kompos kulit kopi 2 : 1 dan mikoriza 2,5 g meningkatkan rerata tinggi tanaman sebesar 73,25% dibandingkan kontrol, Penggunaan media tanah subsoil : kompos kulit kopi 1 : 1 dan mikoriza 2,5 g meningkatkan rerata tinggi tanaman sebesar 63,70% dibandingkan kontrol. Penggunaan mikorisa pada media subsoil tanpa diberi kompos meningkatkan rerata tinggi tanaman sebesar 52,01% dan diameter 79,77 % dibandingkan kontrol. Pemberian pupuk kompos kulit kopi pada media subsoil dengan perbandingan 1:1 meningkatkan rerata tinggi dan diameter tanaman masing-masing sebesar 52,01% dan 67,64 % dibandingkan kontrol. Pemberian kompos kulit kopi pada media subsoil dengan perbandingan 1:1 dan 1:2, serta penambahan isolat Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) sebanyak 2,5 g, memberikan rerata jumlah daun sebesar 33,80 dan 32,40 helai. Kesimpulan. Penggunaan FMA berpengaruh sangat nyata terhadap pertumbuhan semai Eukaliptus pellita F.Muell. Penggunaan kompos kulit kopi berpengaruh sangat nyata terhadap parameter tinggi, jumlah daun, diameter, biomassa bibit, tetapi berpengaruh tidak nyata terhadap parameter nisbah pucuk akar dan indeks mutu bibit. Interaksi FMA dosis 2,5 g/polybag dengan media subsoil dicampur kompos dengan perbandingan 1 : 1 dapat meningkatkan pertambahan tinggi, diameter, jumlah daun, nisbah pucuk akar, indeks mutu bibit dan biomassa bibit Eukaliptus pellita F.Muell. Kata Kunci: optimalisasi, kulit kopi, FMA, Eukaliptus pellita.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Optimalisasi, Kulit kopi, FMA, Eukaliptus pellita. |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 19 Dec 2025 05:23 |
| Last Modified: | 19 Dec 2025 05:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51835 |
