Hubungan Antara Desain Ergonomis Alat Kerja dan Tingkat Stres pada Tenaga Pendidik di SD Kelurahan Batua Kota Makassar = The Relationship Between Ergonomic Design of Work Tools and Stress Levels in Educators at Elementary School Batua Village Makassar City


SAUL, VIVI MUSTIKA (2025) Hubungan Antara Desain Ergonomis Alat Kerja dan Tingkat Stres pada Tenaga Pendidik di SD Kelurahan Batua Kota Makassar = The Relationship Between Ergonomic Design of Work Tools and Stress Levels in Educators at Elementary School Batua Village Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R021211054-Cover.jpeg

Download (779kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
R021211054-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (533kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R021211054-dp(FILEminimizer).pdf

Download (230kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
R021211054-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 19 December 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Pencapaian produktivitas kerja serta keselamatan dan kesehatan kerja tidak terlepas dari peran penerapan ergonomi yang baik, karena ergonomi berkaitan erat dengan kenyamanan dalam bekerja. Namun, banyak guru yang masih kurang memahami prinsip-prinsip ergonomi yang seharusnya diterapkan dalam aktivitas pembelajaran. Hal ini disebabkan oleh penerapan standar ergonomi yang belum optimal pada sarana dan prasarana kerja. Berdasarkan data yang ada, sekitar 30-40% tenaga pendidik mengalami peningkatan stres akibat lingkungan kerja yang tidak ergonomis. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara desain ergonomis alat kerja (meja dan kursi) dengan tingkat stres pada tenaga pendidik di tingkat SD Kelurahan Batua, Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional study. Pengukuran tingkat stres dilakukan menggunakan Teacher Stress Inventory (TSI), sedangkan desain ergonomis alat kerja diukur dengan antropometer. Sampel yang digunakan berjumlah 49 tenaga pendidik yang dipilih berdasarkan purposive sampling dan telah memenuhi kriteria inklusi. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman rho. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain ergonomis alat kerja didominasi oleh kategori ketidaksesuaian sedang dengan jumlah 28 orang (57,1%). Sementara itu, tingkat stres tenaga pendidik sebagian besar berada pada kategori stres sedang, dengan jumlah 33 orang (67,3%). Hasil uji korelasi Spearman rho menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,510 (p > 0,05) dengan koefisien korelasi r = -0,096, yang menunjukkan adanya hubungan negatif yang sangat lemah antara desain ergonomis alat kerja dan tingkat stres. Kesimpulan. Tidak ditemukan hubungan yang signifikan antara desain ergonomis alat kerja (meja dan kursi) dengan tingkat stres pada tenaga pendidik di SD Kelurahan Batua, Kota Makassar.

Keyword : Desain Ergonomis, Alat Kerja, Stres Kerja, Tenaga Pendidik, TSI.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ergonomic Design, Work Tools, Work Stress, Educators, TSI.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Fisioterapi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 19 Dec 2025 05:22
Last Modified: 19 Dec 2025 05:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51833

Actions (login required)

View Item
View Item