Analisis Yuridis Tindak Pidana Praktik Suntik Filler Yang Tanpa Kompetensi Medis (Studi Putusan Nomor 917/Pid.Sus/2021/Pn.Jkt.Utr) = Juridical Analysis of Criminal Acts of Injecting Filler Practices Without Medical Competence (Study of Decision Number 917/Pid.Sus/2021/Pn.Jkt.Utr)


AMALIA, HADRIANI RIZKY (2025) Analisis Yuridis Tindak Pidana Praktik Suntik Filler Yang Tanpa Kompetensi Medis (Studi Putusan Nomor 917/Pid.Sus/2021/Pn.Jkt.Utr) = Juridical Analysis of Criminal Acts of Injecting Filler Practices Without Medical Competence (Study of Decision Number 917/Pid.Sus/2021/Pn.Jkt.Utr). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
B011201202-LwQg2jRVh9ndIDmC-20250702003302.jpg

Download (346kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B011201202-1-2.pdf

Download (345kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B011201210-dp.pdf

Download (68kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
B011201202-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 3 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Tingginya minat masyarakat terhadap perawatan kecantikan khususnya perawatan suntik filler menimbulkan terjadinya potensi kejahatan seperti penyalahgunaan praktik untuk penyedia jasa suntik filler. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualifikasi tindak pidana suntik filler oleh orang tanpa kompetensi medis dalam hukum pidana dan menganalisis penerapan hukum pidana terhadap tindak pidana praktik suntik filler tanpa kompetensi medis pada Putusan Nomor 917/Pid.Sus/2021/Pn.Jkt.Utr. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, bahan hukum yang digunakan ialah bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder, serta dianalisis secara preskriptif normatif. Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) kualifikasi tindak pidana suntik filler oleh orang tanpa kompetensi medis secara khusus diatur pada Pasal 78 UU Praktik Kedokteran dan secara umum diatur dalam Pasal 351 dan Pasal 360 ayat (1) dan (2) KUHP tentang penganiayaan yang merupakan delik khusus dan delik umum serta delik materil (2) penerapan hukum pidana terhadap tindak pidana praktik suntik filler tanpa kompetensi medis pada Putusan Nomor 917/Pid.Sus/2021/Pn.Jkt.Utr kurang tepat dalam hal penerapan dakwaan dan tuntutan yang mempengaruhi pemidanaan terhadap terdakwa. Kesimpulan: Dalam perkara tersebut seharusnya menerapkan Pasal 78 jo Pasal 73 ayat (2) UU Praktik Kedokteran dan Pasal 351 atau Pasal 360 ayat (1) jo Pasal 63 KUHP tentang concursus idealis sebagai alasan pemberat pidana.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kompetensi Medis; Suntik Filler; Tindak Pidana
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 19 Dec 2025 05:22
Last Modified: 19 Dec 2025 05:22
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51832

Actions (login required)

View Item
View Item