ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PENANGKAPAN IKAN DENGAN PENGGUNAAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA ( STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 94/Pid.Sus/2020/PN Snj.) = Juridical Analysis of the Criminal Act of Fish Capture Using Hazardous Chemicals (Case Study of Decision Number 94/Pid.Sus/2020/PN.Snj.)


RACHMAN, ALIKA FADYA (2025) ANALISIS YURIDIS TERHADAP TINDAK PIDANA PENANGKAPAN IKAN DENGAN PENGGUNAAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA ( STUDI KASUS PUTUSAN NOMOR 94/Pid.Sus/2020/PN Snj.) = Juridical Analysis of the Criminal Act of Fish Capture Using Hazardous Chemicals (Case Study of Decision Number 94/Pid.Sus/2020/PN.Snj.). Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN.

[thumbnail of sampul]
Preview
Image (sampul)
B011201118-3SD4Bw12rzWhN07X-20250701161452.jpg

Download (428kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B011201118-1-2.pdf

Download (736kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B011201118-dp.pdf

Download (411kB)
[thumbnail of full teks] Text (full teks)
B011201118-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 25 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Alika Fadya Rachman (B011201118), dengan judul “Analisis Yuridis Terhadap Tindak Pidana Penangkapan Ikan Dengan Penggunaan Bahan Kimia Berbahaya (Studi Kasus Putusan Nomor 94/Pid.Sus/2020/PN.Snj.)”, di bawah bimbingan Abd Asis sebagai pembimbing utama. Latar belakang: Penangkapan ikan dengan menggunakan bahan kimia berbahaya merupakan bentuk destructive fishing yang tidak hanya merusak ekosistem laut tetapi juga melanggar ketentuan hukum pidana di bidang perikanan. Tujuan: Untuk mengetahui kualifikasi perbuatan tindak pidana penangkapan ikan menggunakan bahan kimia berbahaya. Untuk mengetahui penerapan hukum pidana terkait tindak pidana penangkapan ikan menggunakan bahan kimia berbahaya dalam Putusan No.94/Pid.Sus/2020/PN Snj. Metode: Penelitian menggunakan metode hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus, yang dianalisis secara kualitatif berdasarkan sumber bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa perbuatan terdakwa telah memenuhi unsur pidana sesuai Pasal 84 ayat (1) Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan, serta memenuhi syarat pertanggungjawaban pidana secara yuridis. Namun, putusan pengadilan yang menjatuhkan pidana dua bulan penjara dan denda Rp100.000.000,00 (subsider satu bulan kurungan) dinilai belum mencerminkan efek jera dan keadilan substantif, mengingat dampak merusak yang ditimbulkan terhadap lingkungan laut. Kesimpulan: Meskipun penerapan hukum pidana telah dilakukan, sanksi yang dijatuhkan masih perlu dievaluasi agar mampu menimbulkan efek jera dan menjaga kelestarian sumber daya perairan secara berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tindak Pidana Perikanan, Bahan Peledak
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Ilmu Hukum
Depositing User: - Nurhasnah
Date Deposited: 19 Dec 2025 05:20
Last Modified: 19 Dec 2025 05:20
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51829

Actions (login required)

View Item
View Item