PAIRUNAN, GLORIA LESTARI (2025) Analisis Strategi Pengembangan Kawasan Ekowisata Hutan Mangrove Lantebung di Kota Makassar = Analysis of the Development Strategy for the Lantebung Mangrove Forest Ecotourism Area in Makassar City. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
M011211265-vUsf0cZJBRPlE1H6-20250804160249.jpg
Download (350kB) | Preview
M011211265-1-2.pdf
Download (189kB)
M011211265-dp.pdf
Download (68kB)
M011211265-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 July 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Hutan mangrove memiliki peran penting bagi ekologis dan ekonomi, namun lingkungan yang rusak dapat mengganggu keberlanjutan hutan tersebut. Ekowisata mangrove dapat menjadi pilihan dalam melestarikan alam secara berkelanjutan dengan menjaga keaslian lingkungan dan membantu meningkatkan kesejahteraan warga setempat. Kawasan Hutan Mangrove Lantebung di Makassar memiliki potensi ekowisata yang signifikan, namun memerlukan penilaian kelayakan yang tepat dalam meningkatkan potensi dan strategi pengembangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi dan strategi pengembangan ekowisata hutan mangrove Lantebung yang berkelanjut bagi kawasan tersebut. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret-April 2025 di Kawasan Ekowisata Hutan Mangrove Lantebung, Makassar. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara menggunakan kuesioner, dan dokumentasi dengan jumlah responden sebanyak 20 orang. Analisis data menggunakan metode kuantitatif deskripsi dengan Pedoman Analisis Daerah Operasi Objek dan Daya Tarik Wisata Alam (ADO-ODTWA) Direktorat Jenderal PHKA (2003) mencakup daya tarik, aksesibilitas, akomodasi, sarana prasarana, serta kondisi lingkungan, sosial, dan ekonomi dan menggunakan analisis SWOT. Hasil penilaian menunjukkan bahwa Kawasan Ekowisata Mangrove Hutan Lantebung memiliki nilai rata-rata 480.35, yang termasuk klasifikasi “cukup layak dikembangkan” sebagai objek wisata. Daya tarik utama adalah keunikan dan keindahan lingkungan, didukung kondisi lingkungan sosial ekonomi yang mendukung. Namun, kriteria akomodasi dan sarana prasarana memerlukan peningkatan. Analisis SWOT menempatkan strategi pengembangan pada kuadran III (strategi WO), yaitu memanfaatkan peluang sambil meminimalkan kelemahan. Strategi yang diterapkan meliputi optimalisasi infrastruktur informasi, pendidikan fungsi ekologis mangrove dan pemeliharaan kehidupan bagi pengunjung, mempercepat bantuan dana untuk perbaikan fasilitas, serta pelatihan masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam pengelolaan wisata mangrove.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ekowisata; Lantebung Hutan Mangrove; Potensi; Strategi Pengembangan; Analisis SWOT. |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 19 Dec 2025 05:08 |
| Last Modified: | 19 Dec 2025 05:08 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51814 |
