CHRISTI, SULKRI NOVIANTI (2025) Sistem Kerja Penyadapan Nira Aren di Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan = The Working System of Palm Sap Tapping in Rompegading Village, Cenrana District, Maros Regency, South Sulawesi Province. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
M011211256-X2x5Bm1R7C9gwqjz-20250806231237.png
Download (146kB) | Preview
M011211256-1-2.pdf
Download (154kB)
M011211256-dp.pdf
Download (92kB)
M011211256-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 July 2027.
Download (847kB)
Abstract (Abstrak)
Tanaman aren (Arenga pinnata Merr) memiliki nilai ekonomi tinggi sebagai hasil hutan bukan kayu, terutama niranya yang diolah menjadi gula. Di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Desa Rompegading merupakan salah satu sentra produksi aren. Masyarakat setempat secara tradisional mengelola aren, namun terjadi pergeseran signifikan dari sistem kerja kelompok ke individu dalam beberapa tahun terakhir. Perubahan ini krusial untuk diteliti karena memengaruhi efektivitas penyadapan dan keberlanjutan praktik tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sistem kerja penyadapan nira aren dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pengelolaan nira aren di Desa Rompegading. Sebanyak 20 informan, yang aktif menyadap dan pernah mengelola gula aren, dipilih melalui purposive dan snowball sampling. Inventarisasi pohon aren dilakukan pada beberapa plot berukuran 20x20 meter. Data dikumpulkan melalui studi literatur, observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia produktif dengan pendidikan dasar, dan sebagian besar menjadikan penyadapan aren sebagai pekerjaan sampingan. Sistem penyadapan masih tradisional, menggunakan alat sederhana dan pengawet alami. Prosesnya meliputi pembersihan, pemukulan/ pengayunan tandan jantan selama sebulan, pengirisan, dan pemanenan nira dua kali sehari. Nira diolah menjadi gula cetak dengan tungku tradisional dan kemiri sebagai bahan tambahan. Terjadi penurunan produktivitas nira dan jumlah pohon yang disadap secara drastis seiring transisi sistem kerja. Tantangan utama dalam penyadapan dan pengelolaan meliputi faktor alam (iklim, topografi), lingkungan (bahan bakar, gangguan hewan), sosial (pergeseran pola kerja, kurangnya regenerasi), dan teknis (pengolahan tradisional, penyimpanan nira yang menurunkan kualitas).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Sistem kerja, tanaman Aren, penyadapan, gula aren, Rompegading |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 19 Dec 2025 05:07 |
| Last Modified: | 19 Dec 2025 05:07 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51812 |
