SAMAA, JENNYTA SHERINA (2025) Keragaman Dan Kolonisasi Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA) Pada Kultur Trapping Yang Berasal Dari Rhizosfer Eboni (Diospyros celebica Bakh.) Di Kawasan Hutan, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. = Diversity and Colonization of Arbuscular Mycorrhizal Fungi (AMF) in Trapping Cultures Originating From the Ebony Rhizosphere (Diospyros celebica bakh.) In the Forest Area, Barru Regency, South Sulawesi. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
M011211197-AURj6OmEpIkaMF9v-20250801165252.jpg
Download (394kB) | Preview
M011211197-1-2.pdf
Download (943kB)
M011211197-dp.pdf
Download (454kB)
M011211197-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 July 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Fungi mikoriza asrbuskular (FMA) adalah kelompok jamur yang hidup di dalam tanah dan membentuk hubungan saling menguntungkan dengan akar tanaman. Hubungan simbiotik ini terlihat dari terbentuknya struktur khusus di akar tanaman, seperti hifa, vesikula, dan arbuskula. Faktor-faktor jenis tanaman inang (biotik) dan kondisi tanah seperti pH serta ketersediaan nutrisi (abiotik) mempengaruhi keberadaan dan keragaman FMA di lingkungan tanah. Perbanyakan FMA menggunakan metode kultur trapping yang berasal dari rhizosfer Eboni (Diospyros celebica Bakh.) Kawasan Hutan di Desa Coppo, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan. Metode pada pengambilan sampel tanah penelitian menggunakan metode purpossive sampling berdasarkan ada tidaknya tanaman D.celebica. Dilakukan pada 3 plot berukuran 20m x 20m. Tanah diambil dari 4 sisi area rhizosfer tanaman D. celebica sebanyak ±125gr tanah kedalaman 30cm dari permukaan tanah lalu dikompositkan menjadi 500gram. Kegiatan kultur trapping menggunakan 3 media steril yaitu pasir sungai, zeolit, dan bata, serta 2 tanaman inang Sorghum vulgare dan Pueraria javanica. Kultur trapping dibuat menggunakan pot-pot kecil yang diisi sampel tanah dan media steril, pengulangan pada tiap media dilakukan sebanyak 5 kali ulangan. Data penelitian diperoleh dari ekstraksi spora FMA, pengamatan identifikasi spora FMA, dan pengamatan infeksi kolonisasi akar tanaman inang. Analisis data penelitian menggunakan Jumlah spora/50gram tanah, persentase kolonisasi akar, dan analisis indeks keanekaragaman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keragaman spora FMA yang diperoleh terdiri dari 3 genus yaitu Glomus, Acaulospora dan Gigaspora. Rata-rata kepadatan dan persen infeksi kolonisasi akar ditemukan pada media kultur pasir sungai tanaman inang Sorghum vulgare yaitu sebanyak 266,8 spora/50gr tanah dan 48% kolonisasi akar yang termasuk ke dalam Kelas 3 kategori Sedang.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Fungi Mikoriza Arbuskular (FMA), Kultur Trapping, Keragaman spora FMA, Kolonisasi Akar, Desa Coppo |
| Subjects: | S Agriculture > SD Forestry |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kehutanan > Kehutanan |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 19 Dec 2025 03:23 |
| Last Modified: | 19 Dec 2025 03:23 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51798 |
