Gambaran Kualitas Mikrobiologi pada Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Pulau Barrang Lompo Kota Makassar Tahun 2024. = Overview of Microbiological Quality in Refillable Drinking Water Depots (DAMIU) in Barrang Lompo Island, Makassar City in 2024.


FAJRIN, MARWAH NUR (2025) Gambaran Kualitas Mikrobiologi pada Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Pulau Barrang Lompo Kota Makassar Tahun 2024. = Overview of Microbiological Quality in Refillable Drinking Water Depots (DAMIU) in Barrang Lompo Island, Makassar City in 2024. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
K011211087-PMCKLmJQIqnO1pTa-20250416213542.jpg

Download (419kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
K011211087-1-2.pdf

Download (467kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
K011211087-dp.pdf

Download (216kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
K011211087-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 April 2027.

Download (6MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Kebutuhan masyarakat terhadap air minum isi ulang semakin meningkat karena dianggap lebih praktis, higienis, mudah diakses, dan harganya cukup terjangkau. Masyarakat Pulau Barrang Lompo menggunakan depot air minum isi ulang sebagai sumber utama untuk memenuhi kebutuhan air minum sehari-hari. Namun, beberapa depot air minum isi ulang menunjukkan ketidakamanan karena faktor-faktor tertentu sehingga menyebabkan air terkontaminasi oleh bakteri patogen. Tujuan. Untuk mengetahui kualitas mikrobiologis pada depot air minum isi ulang (DAMIU) di Pulau Barrang Lompo. Metode. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif observasional dengan pendekatan deskriptif. Pengujian laboratorium dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat Makassar. Instrumen lembar observasi yang digunakan diadopsi dari Permenkes RI No. 43 Tahun 2014 tentang Higiene Sanitasi Depot. Hasil. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seluruh depot yang diteliti tidak memenuhi persyaratan mikrobiologi yakni jumlah total Coliform. Selain itu dua dari tiga depot terkontaminasi oleh bakteri Escherichia coli. Depot yang memiliki jumlah bakteri total Coliform tertinggi yakni depot C1 dengan jumlah 2400. Depot dengan jumlah bakteri total Coliform terendah yakni depot A1 yaitu sebesar 41. Dua dari tiga depot terkontaminasi oleh bakteri E. coli yaitu depot A1 yaitu sebesar 10 dan depot C1 sebesar 130. Hasil observasi higiene dan sanitasi keseluruhan depot tidak memenuhi persyaratan Higiene Sanitasi Depot berdasarkan PERMENKES No. 43 tahun 2014 dengan nilai kelaikan kurang dari 70%. Kesimpulan. Semua depot di Pulau Barrang Lompo menggunakan sumur bor sebagai sumber air baku dan metode reverse osmosis, namun beberapa depot masih terkontaminasi bakteri total Coliform dan E. coli akibat faktor lokasi, peralatan, higiene dan sanitasi penjamah serta air baku yang tidak memenuhi standar kelaikan fisik dengan nilai kelaikan kurang dari 70%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Escherichia coli, total Coliform, higiene sanitasi DAMIU, diare
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 18 Dec 2025 07:44
Last Modified: 18 Dec 2025 07:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51775

Actions (login required)

View Item
View Item